Jesus berkata:” Akulah pintu kepada domba-domba itu”

Injil Yohanes hari in bertemakan:” Akulah pintu kepada domba-domba itu”. Yesus merupakan pintu masuk bagi kawanan domba yang begitu banyak. Namun tidak semua domba masuk melalui pintu yang sudah ditentukan. Di luar itu, itu bukan domba tetapi perampok atau pencuri. Yesus sudah menyatakan pewahyuan-Nya bahwa Dia adalah pintu bagi domba-domba-Nya. Domba mengenal Gembalanya sebaliknya Gembala mengenal domba-dombanya. Tidak hanya mengenal surara-Nya, tetapi Gembala juga mengenal nama-nama-Nya.

Yesus adalah Gembala yang sejati. Ia tiak mau domba-domba-Nya keluar dari kawanan-Nya, tetapi kalau domba itu tetap ‘nakal”, Ia pun akan membiarkannya. Contoh misalnya Yudas Iskariot. Ia dikenal sebagai bendahara murid Yesus, dan dia termasuk salah seorang rasul-NYa. Tetapi dengan pengetahuan kehendak bebas-nya, Ia bukan menjadi murid yang setia dan mau bertobat, tetapi malahan menjual Yesus. Kalau mau bertobat, seperti halnya Petrus, barangkali akan selamat. Tetapi karena ia menjual Yesus dan tidak ada penyesalan, ia menderita sendiri.

Kawanan domba itu akan dibawa ke padang yang luas yang penuh dengan rumput hijaunya. Yesus adalah Gembala yang penuh tanggungjawab, Ia tidak berharap ada domba yang keluar dari kawanannya, karena itu Ia membimbing mereka jangan sampai ada yang keluar dari kawanannya. Ia bersedia mati untuk kawananannya, tetapi bertanggungjawb sepenuhnya untuk menyelamatkan kawanan itu.

Demikianlah refleksi www.kuasadoa.com, Tuhan memberkaqti.-***

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.