Apakah hidup kita selalu minta Tanda?

Apakah hidup kita selalu minta Tanda? Ini sebuah refleksi Injil Markus hari ini (Mrk 8;11-13), di mana Yesus dicobai oleh orang Farisi dengan meminta tanda dari pada-Nya. Namun demikian Yesus tidak memberikan tanda apa pun kepada mereka. Jika hidup kita selalu minta suatu “Tanda” dari Tuhan, itu berarti kita kurang percaya atau kurang mengimani akan penyelenggaraan Ilahi. Tanda yang dapatkan dalam hidup ini begitu besar dan begitu banyak. Tapi seringkali kita kurang peka terhadap tanda-tanda yang Tuhan sampaikan kepada kita. Terkadang kita juga seperti orang Farisi dan ahli Taurat selalu mencobai Tuhan dengan selalu minta “tanda”. Kita percaya bahwa Tuhan akan selalu memberikan tanda baik dimohonkan atau tidak. Tuhan begitu mengasihi kita dengan berbagai berkat dan rahmat agar hidup penuh dengan damai sukacita. Itu semua adalah tanda kasih Tuhan kepada kita. Buktinya apa? Tuhan yang selalu mencurahkan kesehatan, rezeki, dll adalah tanda betapa Tuhan selalu mengasihi Tuhan. Kita berharap Tuhan Yesus tidak mengeluh dalam hati-Nya seperti Ia katakan:” Mengapa angkatan ini meminta tanda”. Kita berharap jangan sampai Tuhan berkata “Sungguh, kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberikan tanda, Dan kemudian kita ditinggalkan-Nya. Kalau kita ditinggalkan, ibarat ranting yang tidak menempel pada batangnya. Karena seperti Yesus katakan bahwa ranting itu tidak akan berbuah kalau tidak bersatu dengan batangya. Kita ini adalah ranting-ranting pohon. Pohon itu selalu memberi nutrisi kepada ranting-rantingnya. Jadi sekiranya kita tidak bersatu dengan pohonnya, maka ranting itu akan merana, kering dan tidak menghasilkan apa-apa. Nasib ranting yang kering akan dipotong dan dibakar.

Walau kita saat ini seperti layaknya kaum Farisi dan ahli Taurat, namun saat ini sebagai penganut Kristus mulai belajar dari Injil ini sebagai sumber inspirasi dan pegangan hidup kita agar kita percaya saja bahwa Tuhan akan selalu mengasihi dan memperhatikan hidup kita. Jangan pernah kendur akan penyelenggaraan Ilahi (providentia Dei). Sekiranya iman kita ditumbuhkembangkan dengan baik bersama Tuhan, semoga Tanda itu akan mengalir dengan sendirinya. Karena Tuhan su8ngguh mengasihi kita. Bersyukurlah kita beriman akan Tuhan yang selalu penuh dengan belas kasih.

Demikianlah refleksi www.kuasadoa.com hari ini, semoga Tuhan selalu memberkati hidup kita semua. Tuhan memberkati.-

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.