Kesaksian tentang Yesus sebagai Tuhan.

[su_dropcap]K[/su_dropcap]esaksian tentang Yesus sebagai Tuhan banyak sekali kita temukan di dalam Kitab Suci. Injil Yohanes (Yoh 5:31-47) hari ini menulis tentang siapakah sosok Yesus itu. Apakah Ia sungguh Tuhan Allah, atau hanya manusia biasa anak Maria dan Yusuf tukang kayu, atau paling banter hanyalah seorang nabi, seperti nabi-nabi sebelumnya. Jika mengatakan bahwa Sabda Tuhan adalah sabda Kebenaran, seharusnya juga berani mengakui bahwa Yesus itu sungguh Allah dan sungguh manusia. Tertarik dengan kata-kata Yesus hari ini :” Jangan kamu menyangka bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa yang kepadanya kamu menaruh pengharapan. Sebab jika kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya kepada apa yang ditulisnya, bagaimana kamu percaya kepada apa yang Kukatakan?” (Yoh 5:45-47)

Gambaran ini adalah juga menjadi saksi bahwa ketika Musa berbicara tentang Allah yang telah membawa bangsa ini dari tanah perbudakan di Mesir, sebenarnya Yesus Tuhan yang telah menyelamatkan mereka. Yesus sebagai Alpha dan Omega menggambarkan Yesus Tuhan ada sebelum Musa dilahirkan dan kemudian diminta untuk membawa bangsa Israel sebagai bangsa pilihan-Nya karena melalui bangsa ini, Allah berkehendak menyelamatkan umat manusia. Melalui bangsa inilah, sejarah keselamatan umat manusia dimulai.

Kesaksian tentang Yesus juga telah disampaikan oleh Yohanes (Pembaptis) yang telah lebih dulu lahir. Yohaneslah yang telah memperkenalkan kepada banyak orang tentang siapakah sosok Yesus itu. Yohanes telah menyebut-Nya sebagai Mesias, utusan Allah. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. Namun demikian ada kesaksian-kesaksian yang lebih besar dan lebih penting dari kesaksian Yohanes yakni segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Nya, supaya Yesus melaksanakannya. Kata-Nya: ” Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang telah bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar surara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. Kamu menyelidiki kitab-kitab suci, sebab kamu menyangka bahwa di dalamnya kamu temukan hidup yang kekal, tetapi walau pun kitab-kitab suci itu memberi kesaksian tentang Aku, kamu tidak datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu?” (Yoh 5:37-40).

Apakah kita masih sangsi tentang siapakah sosok Yesus dengan hal-hal di atas? Dan ada banyak ayat-ayat Kitab Suci untuk membuktian Yesus itu sunggguh Tuhan dan sungguh manusia. Seperti Yesus sendiri katakan bahwa Diri-Nya tidak membutuhkan kesaksian manusia.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘kesaksian tentang Yesus sebagai Tuhan’, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.