Yesus yang menyembuhkan.

Laku berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tikarnya ke mana saja mereka dengan Yesus berada. Mendengar dan mengamai ungkapan hal di atas, betapa Yesus itu menjadi sosok yang luar biasa. Ke mana saja pergi, Yesus selalu diikuti oleh banyak orang. Yesus adalah magnit bagi banyak orang. Hal ini bisa terjadi karena kuasa Yesus yang menyembuhkan banyak orang orang. Banyak orang datang kepada-Nya terkadang hanya mencari kesembuhan semata. Sesudah sembuh, banyak di antara mereka mulai lupa akan ajaran-Nya dan bahkan melupakan-Nya sama sekali. Itulah kisah Yesus pada waktu itu?

Bagaimana Yesus pada saat sekarang? Apakah masih banyak orang datang berbondong-bondong mendengarkan ajaran Yesus dan apakah Yesus masih menyembuhkan? Saat ini memang suasana berbeda. Tapi iman kita mengatakan bahwa bahywa Yesus yang dulu, sekarang dan yang akan datang adalah Yesus yang sama, Yesus yang menyembuhkan. Demikianlah pula saat ini, Yesus yang kita imani dan Yesus yang menyembuhkan adalah Yesus yang sama, sekarang dan selama-lamanya.

Pada saat ini bagaimana Yesus menyembuhkan banyak orang? Tentu saja melalui Sakramen-sakramen yang diberikan oleh Yesus melalui Gereja-Nya. Dengan Sakramen Ekaristi, Yesus yang dulu itu hadir di tengah orang banyak. Kita mendengar Sabda-Nya pada waktu kita mendengarkan liturgi sabda, dan Kristus menyembuhkan kita sewaktu kita menerima Tubuh Kristus. Itulah Yesus yang menyembuhkan dan daya kuasa Yesus yang menyembuhkan masih seperti dulu, sekarang dan selama-lamanya.

Apa yang kita sampaikan itu adalah masalah iman. Apakah kita masih ada iman untuk itu? Kehadiran Yesus dalam Sakramen Ekaristi adalah real presence. Kesaksian para kudus dan kesaksian di sejumlah banyak tempat di dunia, adalah menguatkan iman kita bahwa Yesus yang menyembuhkan itu sungguh-sungguh hadir di dalam Gereja-Nya.

Oleh karena itu, kita mohon kepada Tuhan agar kita ditambahkan iman kita agar kita sungguh makin mengimani akan ajaran dan kuasa Yesus yang menyembuhkan.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Yesus yang menyembuhkan’, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.