Perintah Tuhan untuk saling mengasihi.

Renungan Kuasa Doa hari Minggu ini diambil dari bacaan Yohanes 15:9-17 dengan tema:” Perintah Tuhan untuk saling mengasihi”. Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berbicara dengan para murid-Nya, kata-Nya:”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikian juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu, dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku yaitu supaya kamu saling mengasihi seperti Aku telah mengasihi kamu”.

Yesus mengajar
Inspirasi dari bacaan Injil Yohanes hari Minggu Yesus memberikan perintah untuk saling mengasihi. Ini adalah suatu perintah yang harus ditaati oleh semua orang. Perintah itu merupakan tindakan tegas untuk dijalankan. Di dalam kemiliteran, perintah adalah komando yang harus ditaati oleh semua bawahannya. Dalam ini, ini bukan sekedar perintah, tapi ‘perintah Tuhan untuk saling mengasihi’. Mengapa Tuhan berbicara demikian? Dalam 1 Yoh 4:7-10 tertulis ada suatu ajakan kepada kita untuk saling mengasihi sebab kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah sebab allah itu adalah kasih.

Jika kita berbicara tentang kasih, maka keteladanan kasih itu kita peroleh dalam hidup Yesus. Yesus telah memberikan seluruh kasih-Nya kepada kita semua dengan mengurbankan Diri-Nya di kayu salib agar kita semua terbebas dari maut dan dosa. Yesus sendiri menegaskan:” Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Y0h 15:13). Oleh karena itu siapa pun ingin memiliki kasih, ia harus tinggal dalam kasih Tuhan, karena pada dasarnya Tuhan itu adalah kasih. Orang yang tidak mengasihi berarti ia tidak mengenal Allah, sebab (sekali lagi) Allah itu adalah kasih. Dan barangsiapa melaksanakan perintah Tuhan, maka orang itu akan tinggal dalam kasih Tuhan. Dengan demikian, sifat membenci orang lain apalagi membunuh orang lain, maka orang itu sejatinya tidak mengenal Allah.

Bagaimana kita, apakah kita sudah tinggal dalam kasih Tuhan?

Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.