Firman Tuhan itu meneguhkan.

Inspirasi Injil Matius (Mat 6:7-15) hari ini mengajarkan bahwa Firman Tuhan itu meneguhkan. Firman Yesus itu hidup dan memberikan daya yang dahsyat bagi mereka yang sungguh menerimanya dengan hati.

Kutipan dari Kitab Nabi Yesaya (Yes 55:10-11) hari ini begini:” Seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke sana, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih pada penabur dan roti kepada orang yang mau makan. Demikianlah Firman yang keluar mulut-Ku: Ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya”.

Pertobatan Paulus
Dengan kata lain, Sabda atau Firman Tuhan itu tidak pernah sia-sia, tetapi akan menghasilkan buah sesuai dengan kehendak Tuhan. Sabda Tuhan akan menghasilkan buah-buah kebaikan sesuai dengan rencana dan kehendak Tuhan. Sebagai contoh tentang daya Firman itu antara lain panggilan Yesus terhadap Saulus orang Farisi yang kemudian menjadi Paulus, rasul agung Gereja. Panggilan Yesus kepada-Nya merupakan Firman atau Sabda yang berdaya pikat yang menghasilkan buah kebaikan.

Sesuai dengan Injil Matius hari ini, Yesus mengajarkan kepada kita suatu doa yang setiap kali kita daraskan dalam doa-doa kita. Dalam doa itu kita menyebut “datanglah Kerajaan-Mu” (Mat 6:10). Firman itu bukan hanya sekedar deretan huruf, melainkan sebagai daya yang menggerakkan. Yesus mengajarkan agar para murid berdoa ‘datanglah Kerajaan-Mu’, karena Ia sendiri telah menjalankannya sepanjang hidup-Nya sampai Ia menderita sengsara, wafat,dimakamkan dan bangkit di antara orang mati. Yesus juga mewartakan Kerajaan Allah sebagai kerajaan kebenaran, damai sejahtera, dan sukacita dalam Roh Kudus (Roma 14:17). Demi damai sejahtera Ia menyatakan bahwa Allah mencintai semua orang, tidak meminggirkan apalagi menghukum. Demi sukacita Ia memberikan harapan kepada orang-orang terpinggirkan dan bahkan tidak mempunyai tempat dalam masyarakat. Itulah inti pewartaan Yesus dalam seluruh Injil.

Sebagai refleksi dalam hidup kita, apa kita berani bertanya kepada diri kita’ datanglah Kerajaan-Mu’ dengan penuh makna?

Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari ini, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.