Kuasa Doa:”Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”.

Renungan singkat Kuasa Doa hari Minggu ini diambil dari Injil Matius 4:1-11, dengan thema:”Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari Firman yang keluar dari mulut Allah”. Thema ini diangkat dari kisah Yesus yang digoda oleh iblis setelah menjalani puasa selama 40 hari.

yesus digoda iblis Siapan pun yang lapar akan mudah tergoda. Pada kesempatan ini Yesus Mesias yang digoda, namun godaan iblis tidak mempan bagi-Nya. Melalui Injil Matius hari Minggu ini Yesus memberikan pengajaran tentang hidup ini. Manusia hidup karena ia makan.

Berbicara tentang makan, Yesus menegaskan bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”.

Nampaknya sabda Yesus ini sering terlewatkan. Banyak orang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya dengan berburu makanan. Makanan jasmani lebih diminati dari pada makanan rohani.

Oleh karena itu, orang bekerja keras untuk memperoleh uang. Dengan dana itulah, orang lantas berburu materi termasuk makanan jasmani. Karena merasa nyaman dengan memberi makanan jasmani, akhirnya makanan rohani (Firman Allah) lebih banyak terlupakan.

“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetpi dari Firman yang keluar dari mulut Allah”, menjadi bermakna bahwa kita tidak hanya butuh makanan jasmani saja (roti), tetapi juga makanan rohani (Firman Allah). Dengan kata lain, hidup ini harus balanced (seimbang) antara kebutuhan (makanan) jasmani dan rohani.

Makanan rohani itu apa saja? Makanan rohani ini antara lain Firman Tuhan sebagaimana tertulis di dalam Kitab Suci, mengikuti perayaan Ekaristi setiap minggunya, hidup mati raga seperti pantang dan puasa atau pun hidup ugahari, pengakuan dosa, dll adalah sarana-sarana rohani yang perlu bagi santapan rohani kita.

Masa Prapaskah adalah masa pertobatan , di mana umat beriman diajak untuk lebih meningkatkan perolehan santapan rohani. Seperti diketaui bahwa Paskah adalah puncak liturgi, di mana seluruh umat beriman merayakan kemenangan karena Yesus yang wafat itu bangkit dengan jaya. Ia telah mengalahkan dosa dan maut, yang menyebabkan manusia binasa. Yesus Kristus, Juru Selamat kita, telah rela berkurban dengan sengsara dan wafat-Nya di kayu salib, tetapi dengan kebangkitan-Nya dengan jaya, Ia telah berhasil mengalahkan dosa dan maut. Oleh karena itu, hidup bersama Yesus berarti kita mengimani bahwa Yesus adalah jalan, kebenaran dan hidup (Yoh 14:6). Itu pulalah yang melandasi mengapa kita harus berpegang pada ajaran Yesus.

Pada masa Prapaskah ini, marilah kita berusaha mendekatkan diri pada Tuhan dengan hidup dalam pertobatan. Karena melalui pertobatanlah, maka kita semua diselamatkan. Tanpa pertobatan, tidak terbayangkan apakan kita sungguh diselamatkan.

Bagaimana dengan anda selama masa Prapaskah ini, andalah yang tahu.

Demikianlah renungan singkat Kuasa Doa hari Minggu ini, Tuhan memberkati.-***

One thought on “Kuasa Doa:”Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.