Mesias menurut pandangan orang Yahudi.

Hari ini Injil Markus (Mrk 12:35-37) memperdebatkan siapakah Mesias itu? Orang Yahudi memahami Mesias sebagai pemimpin politis, yang akan memimpin perlawanan terhadap bangsa Romawi. Perdebatan tentang Mesias itu memuncak karena konsep Mesias bagi orang Yahudi berbeda dengan pemahaman Mesias menurut Yesus. Menurut Yesus, Mesias yang disebut Kristus itu adalah Anak

Tinggal Sedikit Waktu Saja.

Tinggal sedikit waktu saja, demikian Yesus berkata kepada para murid-Nya. Sabda Yesus itu mau menyatakan bahwa Diri-Nya tidak akan tinggal lama lagi bersama dengan para murid-Nya. Mengapa Yesus berkata demikian. Waktunya sudah dekat, karena Ia akan diserahkan oleh Yudas Iskariot kepada orang Farisi dan ahli Taurat yang hendak membunuh-Nya. Dalam

Para penggarap kebun anggur itu akan dihukum.

Injil Matius (Mat 21:33-43, 45-46) mengisahkan tentang kebun anngur yang disewakan kepada para penggarap kebun anggur. Suatu saat pemilik kebun anggur ini mengutus utusan untuk memperoleh hasil yang dikerjakan oleh para penggarap. Tapi utusan itu dibunuh, sehingga akhirnya Ia mengutus Putera-Nya sendiri, siapa tahu para penggarap ini menghormati Anak-Nya, tetapi

Rasanya hidup damai dan sejahtera.

Hidup damai dan sejahtera adalah cita-cita manusia dan itu sesuai kehendak Allah, agar kita semua hidup bersatu dengan rukun. Memang ini tidak mudah dijalankan dalam setiap kehidupan. Di antara orang-orang yang menginginkan damai sejahtera, ada juga orang-orang lebih senang mempertontonkan egoismenya. Golongan ini biasanya terdiri orang-orang yang penuh iri hati,

Yesus Sang Penyembuh Sejati.

Penginjil Mateus hari ini (Mat 15:29-37) mengisahkan bagaimana orang banyak berbondong-bondong dengan membawa mereka yang sakit dan semua orang disembuhkan. Tak ada seorang pun yang tidak disembuhkan. Semua disembuhkan dan semua orang mengalami damai sukacita. Peristiwa itu terjadi di pantai danau Galilea, tempat para muridnya mencari ikan untuk menghidupi keluarganya.

Iman yang menyelamatkan.

Injil Mateus ( Mat 9:27-31e) hari ini menyatakan bahwa iman akan menyelamatkan. Peristiwa ini terjadi ketika ada 2 orang buta datang kepada Yesus dan berseru-seru:”Kasihanilah kami, hai Ank Daud”. Maka Yesus pun menyahut kepada mereka:” Percayakah kalian, bahwa Aku dapat melakukannya?”. Yesus pun menjamah mata mereka sambil berkata:” Terjadilah padamu

Berjaga-jagalah!!!

Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba. Dan halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. 35 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam,

Kita membutuhkan makanan jasmani dan rohani.

Dalam hidup ini, kita membutuhkan makanan jasmani dan rohani. Dua jenis makanan ini sangat butuhkan. Namun demikian, ada juga orang hanya makanan jasmani semata, sementara makanan rohani kurang diperhatikan. Sebaliknya ada juga orang yang lebih menyukai makanan raohani dari pada makanan jasmani. Sebenarnya kita membutuhkan keduanya baik itu makanan untuk

Siapakah Maria Magdalena itu?

Maria Magdalena ialah seorang perempuan yang ditolong Yesus, ketika Yesus mengusir tujuh iblis darinya (Luk 8:2). Nama Magdalena kemungkinan besar menyatakan kalau dia berasal dari Magdala, kota di sebelah barat daya Laut Galilea. Setelah Yesus mengusir tujuh iblis darinya, dia menjadi salah satu pengikut Yesus. Maria Magdalena selalu dikaitkan dengan

Berbagi beban berat.

Hari ini Yesus mengajak ‘berbagi beban berat”. Maksudnya bagaimana? Ketika Yesus mengatakan:”Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu”. Yesus mengajak kita untuk berbagi solusi masalah. Hidup manusia tidak pernah lepas dari masalah. Sejak manusia jatuh dalam dosa, masalah demi masalah terus melekat

Melaksanakan Kehendak Allah.

Melaksanakan kehendak Allah itu pekerjaan yang dikehendaki Allah. Tentu saja kita bertanya-tanya, apa sih kehendak Allah. Menurut Injil Yohanes hari ini (Yoh 6:22-29) Yesus mengatakan kepada orang banyak yang hadir saat itu:” Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah”. Siapakah Dia itu?

Yesus sebagai Musa baru.

Hari ini adalah tentang “Yesus sebagai Musa baru”. Apa dasarnya bahwa Yesus adalah Musa baru. Dalam Injil Yohanes hari ini, Yesus tidak membutuhkan kesaksian manusia. Tapi Yesus juga mengatakan :” Jikalau Aku bersaksi tentang diri-Ku. maka kesaksian-Ku tidak benar. Ada yang lain yang bersaksi tentang dan Aku tahu bahwa kesaksian

Yesus mengusir roh jahat dari anak perempuan Yunani.

Yesus mengusir roh jahat dari anak perempuan Yunani. Namun sebelum menyembuhkan anaknya sempat terjadi dialog iman yang cukup mengagetkan Yesus. Selama dialog itu, Yesus menguji iman perempuan itu dengan mengatakan:“Biarlah anak-anak kenyang dahulu!Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepad anjing“. Tapi ibu itu menjawab:” Benar Tuhan!

Apa itu najis?

Apa itu najis?Kita seringkali mendengar kata najis itu berulang kali. Artinya hampir setiap orang tahu apa itu najis. Namun demikian, tidak semua orang memaknainya dengan benar. Banyak orang ngomong, tapi belum tentu tahu maknanya. Karena sangat jelas bahwa orang hanya ikut-ikutan, tanpa mau mengadakan cek and ricek. Karena hal itu

Yesus adalah penggenapan hukum Taurat.

Yesus adalah penggenapan hukum Taurat merupakan suatu keniscayaan. Kotbah di bukit sebagaimana disampaikan oleh Yesus hari ini dalam Injil Mateus (Mat 5:17-19) menegaskan kepada kita semua bahwa Yesus itu telah dinubuatkan begitu banyak di dalam Perjanjian Lama. Hari ini Penginjil Mateus secara jelas mengatakan:” Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang

Hukum Tanam Tuai.

Pada jaman now, kita mendengar dan sangat bertebaran ” Hukum Tanam Tuai“. Apa maksudnya. Apa yang kita tebarkan atau kita tanam, itu lah yang akan kita tuai. Istilah ini, saat ini sangat berterbaran di media sosial. Injil Lukas (Luk 6: 36-38) hari ini berbicara tentang hukum tanam tuai. Injil Lukas

Siapakah Sosok Yesus itu?

Siapakah Sosok Yesus itu? Yesus orang Nazareth terus menjadi perbantahan dari dahulu, sekarang dan yang akan datang. Hal ini juga merupakan kepenuhan nubuat Simeon seorang yang saleh yang hidupnya di Bait Allah. Hidupnya sepenuhnya dibaktikan kepada Allah. Injil Mateus (Mat 16:13-39) hari ini mengisahkan bagaimana pendapat umum tentang Yesus. Menurut

Melakukan perbuatan baik selama puasa.

Mulai Hari Rabu Abu hari ini, Gereja mengajak kita untuk melakukan perbuatan baik selama puasa. Tentang hal ini St. Yohanes Krisostomus menjelaskan sbb: Nilai dari puasa bukan hanya terletak pada persoalan menghindari makanan-makanan tertentu, tetapi juga berhenti dan melepaskan diri dari perbuatan-perbuatan dosa. Seseorang yang membatasi puasa dengan hanya berpantang

Pesan Paus Fransiskus tentang nabi-nabi palsu.

Pesan Paus Fransiskus tentang nabi-nabi palsu – selama Masa Prapaskah – untuk berhati-hati terhadap “penjinak ular,” “tukang obat,” “penipu” yang menawarkan “solusi mudah dan cepat untuk mengatasi penderitaan.” Pesan Prapaskah tersebut dirilis di Vatikan pada Selasa (6/2). Meskipun demikian, pesan ini bertanggal 1 November 2017 atau Hari Raya Semua Orang

Penjelasan Yesus tentang najis.

Penjelasan Yesus tentang najis ditolak oleh orang-orang Yahudi. Terjadi miskonsepsi tentang pemahaman hal ini. Orang Yahudi sangat berpegang teguh pada tradisi dan adat-istiadat. Dengan kata lain tradisi ini adalah adat-istiadat yang sudah berlaku turun-temurun. Adat-istiadat ini bukan yang berasal dari hukum Allah, tapi buatan manusia. Menurut adat-istiadat, seseorang yang mau

Sentuhan belas kasih Yesus yang menyembuhkan.

Sentuhan belas kasih Yesus yang menyembuhkan menjadikan semuanya baik. Tidak ada yang tidak disembuhkan sewaktu Yesus menyembuhkan banyak orang, bahkan setan-setan pun ketakutan dengan kehadiran Yesus. Injil Markus (Mrk 6:53-56) hari ini mewartakan penyembuhan banyak orang yang mengalami segala penyakit. Karena begitu banyaknya orang datang, dan hanya menyentuh jumbai jubah-Nya