“Kelak engkau akan mengikuti Aku”

Injil Yohanes hari ini ( Yoh 13:21-33, 36-39) bertemakan:” Kelak engkau akan mengikuti Aku”. Memang Firman ini ditujukan kepada Simon Petrus, karena ia khawatir akan keselematan Guru-Nya itu. Ia tidak rela Yesus menderita, apalagi mati di kayu salib. Bahkan beberapa saat kemudian, Simon Petrus menyangkal tiga kali. Simon Petrus menegaskan bahwa dirinya akan memberikan nyawanya bagi-Nya. Namun jawab Yesus:” Nyawamu akan kau berikan kepada=KU” Sesungguhnya
aku berkata kepadamu:”Sebelum ayam berkokok, engkau menyangkal Aku tiga kali”. Betapa hancur Petrus telah berkhianat kepada Guru-Nya. Tai ia menyesali dosanya dan Yesus memberikan pengampunan kepada-Nya. Hal ini disampaikan Yesus, ketika Yesus mengatakan:” Gembalakanlah domba-domba-Ku. Hal ini diulangi sampai 3 kali sampai ia sedih sekali. Petrus memang pilihan Tuhan yang istimewa. Namun ia sempat jatuh juga ketika ia menyangkal Yesus tiga kali.

Kelak engkau akan mengikuti Aku adalah ungkapan Yesus yang disampaikan kepada Petrus. Petrus memang salah seorang murid Yesus dan bahkan menjadi juru bicara para rasul. Seoarng pemberani dan gigih. Namun ia sempat jatuh pula, dan sempat menyangkal Yesus tiga kali. Namun ia tetap pilihan Tuhan. Ketika kelak engkau akan mengiktui Jesus, memang Petrus matinya di salib dengan kepala di bawah di Roma. Ia tidak pantas di salib seperti Yesus, ia di salib dengan kepala di bawah. Ia menjadi pemberani, setelah Roh Kudus turun atas para rasul, untuk mewartakan kebenaran kepada umat manusia. Yang percaya akan diselamatkan, dan yang menolak akan dihukumnya.

Yesus pun sempat bericara tentang Yudas Iskariot yang mengkhianati-Nya. Walau sehari-hari Yudas Iskariot sangat dekat dengan Yesus, tapi hatinya tidak nempel pada Guru-Nya. Ia menjabat pemegang kas para rasul, jadi hatinya penuh dengan mamon. Bahkan ia berani menjual Guru-Nya senilai 300 dinar. Jadi apa yang dipikirkan adalah soal uang.

Ketika Yesus meberikan roti kepadanya, ia kerasukan Iblis. Yesus pun berkata:” Apa yang hendak kau perbuat, perbuatlah dengan segera”. Tapi tak seorang murid pun menegerti akan perkataaan Yesus.

Demikianlah refleksi www.kuasadoa.com, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.