Kamu akan diutus ke tengah srigala.

Injil Lukas hari ini berbicara tentang tuaian banyak, tapi sedikit pekerja. Oleh karena itu kita harus mohon kepada-Nya agar dikirim para pekerja untuk menunai tuaian. Ketika Yesus menunjuk 70 murid, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului -Nya di setiap kota dan tempat-tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya:” Tuaian memang banyak, tapi sedikitlah pekerjanya. Agar antara tuaian yang berlimpah itu dapat dikerjakan dengan cepat, memang harus ada pekerja yang banyak. Namun saaat ini pekerjanya sangat sedikit, sehingga tuaian itu tidak sebanding dengan pekerjanya. Untuk itu Yesus akan mengutus kalian seperti anak domba ke tengha srigala. Agar pekerjaan ini cepat selesai, maka diminta untguk tidak membawa pundi-pumdi atau bekal, dan tidak perlu memberi salam kepoada siapa pun selama perjalanan. Ini tentu saja dimaksudkan agar pekerjaannya fokus, tidak melenceng. JIka kita memasuki rumah, terlebih dahulu mengucapakan ” Damai sejahtera”. Jika ada orang yang menerima damai sejahtgera, tinggallah di tempat itu, tapi jika mereka menolak salam damai sejahtera, lebih baik meninggalkan tempat, dan damai sejahtera itu akan kembali kepada kalian.

Setelah diterima dengan baik, wartakanlah kepada mereka” Kerajaan Allah sudah dekat padamu”. Tentu saja ini dimaksudkan antgara lain bahwa Yesus akan datang dan membawa damai sejahtera dan keselamatan bagi yang menerimanya. Dan yang menolak akan dihukum. Bagaimana bentuk hukumannya, terserah Tuhan. Tuhanlah akan menjadi hakim atas kita baik yang masih hidup maupun yang sudah mati.

Injil hari ini mau mengatakan bahwa kita diutus untuk mewartakan kebaikan Tuhan. Tapi perutusan ini tidak mudah dan melewati jalan yang terjal, karena akan dikirim ke tengah srigala. Ada bahaya besar. Tapi kalau kita mengandalkanNya. kita akan selamat. Inilah sedikit renungan singkat hari ini.-***

Tinggalkan Balasan