translation services

Kisah orang kaya dan orang miskin sebagaimana digambarkan oleh Penginjil Lukas (Luk 16:19-310) sangat menarik. Kedua tokoh itu mewakili kehidupan ini di mana dua sosok manusia yakni yang seorang kaya raya dan seorang lagi orang miskin dengan nama Lazarus. Baik orang kaya atau pun miskin kita temukan di muka bumi ini. Keduanya sangat konntras yang satu kaya raya dan yang seorang miskin papa. Setelah keduanya mati, yang satu di tempat yang enak yakni di pangkuan Abraham, sementara si kaya memasuki alam yang mengerikan yakni lautan api yang kekal (neraka).
Setelah memasuki alam yang berbeda, terjadilah dialog si kaya dengan Abraham. Dalam dialog itu antara lain disebutkan bahwa selama hidup di muka bumi, si kaya sudah menikmati segala hartanya dan segala kemewahannya, sementara Lazarus harus menerima kemiskinannya. Si kaya minta kepada Abraham agar mengirim orang mati ke dunia untuk memberikan kesaksian bagi mereka yang masih hidup agar berbuat adil dalam hidupnya. Tapi Abraham menjawab bahwa para nabi utusan Allah telah memberikan kesaksian tentang hal itu. Kalau mereka tidak mendengar bahkan menolaknya, maka mereka pun tidak akan selamat.
Oleh karena itu, pesan Abraham kepada kita semua agar mau mendengarkan ajaran para nabi agar hidupnya selamat. Gambaran dari kisah ini antara lain adalah bahwa Tuhan Allah akan mengadili secara adil atas perbuatan manusia, bukan karena kekayaannya. Dengan demikian, hidup itu harus berbagai kepada sesama, tidak egois.
Melalui perumpamaan ini Yesus mengajarkan bahwa umat manusia sudah cukup diberikan segala petunjuk bagaimana semestinya mereka menunjukkan kepedulian kepada sesamanya. Ia hanya perlu mengikuti semua ajaran Musa dan para nabi, dan tidak perlu menunggu keajaiban seperti mendengar laporan dari orang yang kembali dari kematian.
Dengan kata lain, bahwa untuk memasuki Kerajaan Surga, katakanlah ke pangkuan Abraham, dibutuhkan syarat dan ketentuan yang berlaku yakni rela berbagi bagi sesama. Inilah salah satu hukum mas yakni mengasihi sesama. Demikianlah refleksi singkat tentang si kaya dan si miskin Lazarus, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan