Melaksanakan Kehendak Allah.

translation services

Melaksanakan kehendak Allah itu pekerjaan yang dikehendaki Allah. Tentu saja kita bertanya-tanya, apa sih kehendak Allah. Menurut Injil Yohanes hari ini (Yoh 6:22-29) Yesus mengatakan kepada orang banyak yang hadir saat itu:” Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah”. Siapakah Dia itu? Dia adalah Yesus Kristus yang telah hadir di dunia ini 2000 tahun yang lalu. Setelah Ia ditolak oleh bangsa pilihan-Nya, Ia harus mengalami sengsara, wafat di salib hina, tetapi pada hari ketiga Ia bangkit di antara orang mati. Karena Ia bangkit, artinya Ia hidup hingga saat ini. Kalau Yesus wafat, dan tidak bangkit lagi, barangkali ceritera Kitab Suci pasti berbeda dengan Kitab Suci yang saat ini disebarkan luaskan oleh Gereja dan diimani oleh para pengikut Kristus. Yesus sebagai Mesias (Kristus) itu merupakan jalan, kebenaran dan hidup. Dialah pembawa terang. “Barangsiapa percaya kepada Sang Terang, ia tidak akan dihukum, tetapi barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam Anak Tunggal Allah”( Yoh 3:18).

Melaksanakan kehendak Allah bagi banyak orang pasti sulit, dan barangkali tidak dimengerti apa kehendak Allah itu. Tapi bagi umat beriman itu sangat jelas,dan melaksanakan kehendak Allah adalah menerima Yesus sebagai Utusan Allah kepada dunia ini. Karena Utusan Allah itu sehakekat dengan Bapa, maka itu Utusan Allah yang bernama Yesus itu sumber keselamatan bagi dunia. Ia sendiri telah menegaskan bahwa:” Ia adalah jalan, kebenaran dan hidup” Yoh 6:14). Yesus merupakan jalan kehidupan? Jalan ke mana? Jalan ke surga. Yesus tahu jalan ke surga, karena Ia berasal dari surga, sehingga tahu persis arah jalannya. Kalau Ia tidak tahu jalan itu, jangan-jangan kita juga tersesat. Yesus juga menyatakan bahwa Diri-Nya adalah kehidupan. Bagaimana ini? Artinya bahwa Yesus mempunyai kuasa atas seluruh kehidupan ini baik untuk yang hidup mau pun yang mati. Bagi mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk memiliki hidup kekal, tetapi mereka yang jahat akan bangkit dan dihukum. Pada akhir zaman nanti, Yesus akan menjadi Hakim Agung untuk mengadili orang hidup dan mati. Yang telah mati akan dibangkitkan dan bersama orang yang hidup akan diadili secara adil. Nanti akan dipisahkan menjadi 2 kelompok, yakni kelompok domba dan kelompok kambing. Kelompok domba adalah mereka yang berkenan di hati Allah, jadi mereka adalah orang-orang baik, dan kelompok kambing adalah kelompok orang jahat. Kelompok domba akan memasuki keabadian di surga, dan kelompok kambing akan memasuki keabadian di api kekal di neraka.

Oleh karena itu jika ingin memasuki Kerajaan Allah yang pertama dan utama adalah percaya kepada Yesus sebagai Utusan Allah dan kita melaksanakan perintah-perintah-Nya dengan baik. Itulah jalan menuju Surga di mana Yesus meraja.

Demikianlah refleksi hari ini tentang “Melaaksanakan kehendak Allah”, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.