Yesus sebagai Musa baru.

translation services

Hari ini adalah tentang “Yesus sebagai Musa baru”. Apa dasarnya bahwa Yesus adalah Musa baru. Dalam Injil Yohanes hari ini, Yesus tidak membutuhkan kesaksian manusia. Tapi Yesus juga mengatakan :” Jikalau Aku bersaksi tentang diri-Ku. maka kesaksian-Ku tidak benar. Ada yang lain yang bersaksi tentang dan Aku tahu bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar”. Yesus juga mengatakan:” Tetapi Aku mempunyai kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada_ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Bapa mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya Dia yang ditus-Nya…”.

Yesus berfirman tentang hal kesaksian tentang Diri-Nya. Yesus pun sempat menegur para pendengar-Nya. kata-Nya:” Jangan kamu menyangka bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; Yang mendakwa kamu adalah Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. Sebab kamu percaya kepada Musa, tentu kamu juga percaya kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan”.

Injil Yohanes dalam tulisannya lebih menekankan tentang Keilahian Yesus Kristus. Yohanes sangat dalam menguraikan siapa sosok sebenarnya Yesus Kristus, sehingga kadang-kadang tulisannya sulit dipahami. Tapi Injil Yohanes hari ini berbicara selain tentang kesaksian tentang Diri-Nya, tetapi juga tentang kesaksian Musa yang berbicara tentang Diri-Nya. Tapi karena orang Yahudi tidak percaya kepada apa yang disampaikan oleh Musa, maka mereka pun tidak percaya juga kepada Diri-Nya, pada hal Musa berbicara tentang Diri-Nya. Oleh karena itu Yesus menyimpulkan bagaimana mungkin orang banyake akan percaya kepada Diri-Nya, kepada Musa hamba Allah pun mereka tidak percaya.

Dengan demikian, Yesus mau menegaskan kepada para pendengar-Nya ketika Musa berbicara tentan Allah Yang Mahatinggi, Musa berbicara tentang Diri-Nya. Oleh karena itu Musa sebagai hamba Allah telah mewartakan tentang Allah yang memimpin bangsa Yahudi keluar dari tanah Mesir. Dan kesaksian Musa ini adalah kesaksian Yesus Kristus. Jadi Yesus sebagai Musa baru merupakan kesaksian-Nya kepada orang banyak.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang : ” Yesus sebagai Musa baru”, Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.