Jangan koyakkan pakaiamu, tapi koyakkan hatimu.

translation services

Jangan koyakkan pakaianmu,tapi koyakkan hatimu, demikianlah ungkapan nabi Yoel. Tentu saja ungkapan itu sangat dalam. Dan ungkapan ini persisnya disampaikan saat umat Katolik di seluruh dunia memulai pantang dan puasa yang dimulai pada hari Rabu Abu. Rabu Abu atau yang dikenal sebagai ‘ash wednesday’, adalah dimulai masa Prapaskah suci. Prapaskah artinya sebelum perayaan paskah di man Gereja merayakan kebangkitan Kristus yang mengalami sengsara dan wafat di kayu salib, tapi Ia bangkit pada hari ketiga. Kebangkitan Kristus inilah yang merupakan misteri yang tidak mudah diselami oleh setiap orang. Karena selama ini tidak terdengar ada orang mati bangkit dari kuburnya, terus jalan-jalan sebagaimana Kristus perbuat yang kita imani sebgai tertulis di dalam Kitab Suci. Karena Kristu itu bangkit, berarti Kristus itu hidup dari dahulu, sekarang dan yang akan datang. ARtinya Kristus itu kekal adanya.

Dalam pelaksanaan pantang dan puasa selama 40 hari, Gereja memberikan tuntutan minimal yakni pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Karena itu tuntutan minimal, artinya Gereja tidak melarang umatnya untuk menjalankan pantang dan puasa selama 40 hari penuh.

“Jangan koyakkan pakaianmu, tapi koyakkan hatimu” dimaksudkan bahwa dalam melaksanakan pantang dan puasa itu sekedar lahiriahnya saja, tapi membiarkan batinnya tidak mengalami perubahan misalnya pertobatan. Koyakkan hatimu lebih mengarah kepada pertobatan. Pertobatan itu penting karena tanpa pertobatan tidak keselamatan. Pertobatan menjadi kata kunci dalam perjalanan rohani kita, agar hidup atau iman kita terus bertumbuh.
Pantang dan puasa adalah sarana pertumbuhan iman dalam rangka menumbuhkembangkan keimanan kita. Iman kita harus kita jaga dengan pelbagai macam cara dan usaha, sehingga kualitas keimanan kita terus terjaga.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ” Jangan koyakkan pakaianmu, tapi koyakkanlah hatimu”, Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.