Yesus mengusir roh jahat dari anak perempuan Yunani.

translation services

Yesus mengusir roh jahat dari anak perempuan Yunani. Namun sebelum menyembuhkan anaknya sempat terjadi dialog iman yang cukup mengagetkan Yesus. Selama dialog itu, Yesus menguji iman perempuan itu dengan mengatakan:Biarlah anak-anak kenyang dahulu!Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepad anjing. Tapi ibu itu menjawab:” Benar Tuhan! Tetapi anjing di bawah meja pun makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak”. Lalu Yesus pun menyembuhkan anak perempuan Yunani itu. Roh jahat (setan) sudah keluar dari anak perempuannya. Dan Perempuan Yunani itu percaya akan kuasa Yesus mengusir roh-roh jahat. Ibu itu pulang ke rumahnya dan mendapati anaknya terbaring di tempat tidur, sementara setannya sudah pergi.

Kisah di atas dapat ditemukan di Injil Markus (Mrk 7:24-30). Dari kisah di atas, mau dikatakan bahwa Yesus mewartakan Kerajaan Surga tidak semata untuk bangsa Yahudi (anak-anak), tetapi juga orang-orang di luar bangsa Yahudi yang disebut “anjing”. Memang dalam sejarah keselamatan, Allah harus bertemu dengan manusia. Dan kebetulan Allah memilih bangsa Yahudi sebagai umat pilihan-Nya. Tapi dalam sejarah keselamatan, bangsa Yahudi kan menolak kehadiran Mesias (Kristus). Hingga saat ini, orang Yahudi masih berharap untuk menyambut kedatangan Mesias. Mereka menolak Yesus Kristus sebagai Mesias yang lahir 2000 tahun lalu. Oleh karena itu, sampai saat ini orang-orang Yahudi masih mengharap kedatangan Mesias.

Penolakan bangsa Yahudi terhadap Mesias Yesus Kristus itu dikomandani oleh orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Dalam Kitab Suci jelas sekali dikatakan bahwa bangsa Yahudi menolak kehadiran Yesus karena mereka berangggapan bahwa Yesus kurang waras, dan yang paling keji, mereka menuduh Yesus telah menistakan agama, atau menghujat Allah. Mereka tidak bisa menerima kalau Yesus itu Mesias. Karena kebencian mereka yang makin makin dalam, akhirnya mereka bersekongkol untuk membunuh Yesus dengan cara menyalibkan-Nya. Mengapa menyalibkan? Karena bagi banyak orang sudah ada konsesus bahwa para penjahat besar matinya harus dikayu salib. Dan ini menjadi kenyataan pula. Tentang kematian dan kebangkitan Yesus pun sudah diramalkan oleh para nabi seperti Yesaya, Yeheskiel atau para nabi besar lainnya.

Injil Markus hari ini mngajak para pembaca untuk makin menerima Yesus sebagai Mesias, utusan Allah. Setelah menerima-Nya, maka kita harus mau menerima perintah-perintah-Nya dan melaksanakannya. Jika hal ini telah dilaksanakan semuanya, maka upah kita nanti adalah ikut bersama Yesus memasuki Kerajaan-Nya yakni di dalam Surga.

Demikianlah refleksi singkat hari ini dengan tema ” Yesuss menguris roh jahat dari anak perempuan Yunani”, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.