Apa itu najis?

translation services

Apa itu najis?Kita seringkali mendengar kata najis itu berulang kali. Artinya hampir setiap orang tahu apa itu najis. Namun demikian, tidak semua orang memaknainya dengan benar. Banyak orang ngomong, tapi belum tentu tahu maknanya. Karena sangat jelas bahwa orang hanya ikut-ikutan, tanpa mau mengadakan cek and ricek. Karena hal itu dikaitkan dengan pemahaman keagamaan tertentu, sehingga hal di atas banyak sekali disinggung dalam masyarakat.

Untuk lebih jelasnya tentang apa itu najis? Marilah kita mendengarkan Santo Markus yang menjelaskan bagaimana Yesus telah memberikan pemahaman yang baru bagi banyak orng, Menurut St. Markus (mrk 7:14-23), Yesus mengajarkan kepada banyak orang dan juga untuk diri kita, bahwa yang keluar dari seseorang itu, itulah yang menajsikannya, Sebab dari dalam hati orang, timbul segala pikiran jahat. Apa saja menajiskannya itu? Segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa napsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang. Sementara yang masuk ke dalam mulut, terus ke perut dan dibuang ke ke jamban sama sekali tidak menajiskan seseorang.

Jadi kesimpulannya adalah bahwa ada perbedaan pandangan yang besar antara pemikiran dunia dan pikiran Ilahi tentang najis. Tentu saja kita sepakat dengan cara pemikiran Yesus yang mengajar kepada kita juga bahwa yang menajiskan hidup kita adalah segala perkara yang dapat menimbulkan dosa, entah dosa besar atau kecil. Dosa itulah najis. Sementara yang kita makan tida ada yang menajiskan, karena akan dibuang ke dalam jamban. Sementara yang keluar dari mulut yang merupakan hasil produksi hati dan pikiran yang jahat seperti telah disebutkan di atas serta mengarah kepada dosa, itulah yang menajiskan hidup kita.

Berbicara tentang najis (haram) khususnya tentang makanan, dalam Kisah Para Rasul tertulis:”Apa yang dihalalkan oleh Allah tidak boleh diharamkan oleh manusia”. Dengan kata lain, segala ciptaan Tuhan itu baik adanya, dan tidak ada yang haram. Mengapa ? Segala hewan dan tanaman itu sudah diberikan kepada manusia untuk dimanfaatkannya. Segala ciptaan Tuhan itu baik adanya. Artinya segala ciptaan Tuhan bermanfaat bagi manusia.

Oleh karena itu, mari kita pergunakan akal sehat kita dalam memaknai sesuatu yang tidak jelas atau bahkan mengacaukan pikiran, agar kita dapat menghargai segala ciptaan Tuhan, dan memanfaatkan dengan baik dan benar juga.

Demikianlah refleksi singkat tentang “apa itu najis”, semoga bermanfaat,-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.