Taat kepada perintah Allah atau perintah manusia.

translation services

kepada perintah Allah atau perintah manusia merupakan tema menarik hari ini. Tentu saja ini erat kaitannya dengan pewartaan Injil Markuskepada orang banyak di mana Yesus mengajar mereka. Pertentangan dengan orang Yahudi khususnya orang farisi dan ahli Taurat mulai muncul hari sehubungan dengan ajaran Yesus yang baru. Hal ini bermula ketika para murid Yesus tidak mencuci tangan sewaktu akan makan. Bagi mereka bila ini dilakukan maka ini merupakan tindakan najis.

Injil Markus (Mrk 7:1-13) mengajarkan kepada kita tentang pilihan dalam hidup ini di antaranya “taat kepada perintah Allah atau perintah manusia”? Tentu saja ada yang mendasari pemikiran ini. Yesus melihat bahwa orang Yahudi ini sangat taat kepada adat-istiadat nenek moyangnya. Dalam adat-istiadat ada begitu banyak aturan termasuk di dalamnya dalam hal makan. Seseorang harus mencuci tangannya sebelum makan, atau membasuh kakinya sebelum memasuki rumah. Tentu saja secara akal sehat daerah Israel memang terdiri dari padang pasir, sehingga debu berhamburan ke mana-mana. Kondisi alam ini yang menyebabkan masyarakat Yahudi harus mencuci tangan sebelum makan, karena kalau tidak melakukannya maka itu dianggap najis.

Tentang kenajisan ini, Yesus memberikan pemahaman yang baru. Pemahaman yang baru ini’ bukan yang masuk ke dalam mulut, tetapi yang keluar dari mulut”. Yang masuk ke dalam mulut, akan dikunyah dan akhir masuk ke dalam jamban. Tapi yang keluar dari mulut itulah yang menajiskan.

Saat ini dalam tahun politik, ada begitu banyak hujatan bersliweran di dunia maya dan dunia nyata. Entah ujaran kebencian, nyinyir, entah hoax, itulah najis yang sesungguhnya. Jadi pemahaman baru dari Yesus ini yang harus kita pegang bukan seperti apa yang diajarkan oleh nenek moyang.

Ajaran baru Yesus hari ini antara lain menegaskan bahwa seharusnya lebih taat kepada Allah melalui Firman-Nya, bukan taat kepada aturan yang diwariskan oleh nenek moyang. Hal ini sekali lagi Yesus mengajarkan bagaimana dengan akal sehat kita menerima informasi dari luar. Kita tidak boleh terobsesi perintah manusia yang sifatnya duniawi saja.

Seperti apa yang disampaikan oleh Yesus dengan mengutip nubuatan nabi Yesaya yang mengatakan:”Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, pada hatinya jauh dari pada-Ku, sebab ajaran nyang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia”. Ada begitu banyak aturan yang mereke pegang, sementara perintah Allah diabaikan saja.

Melalui Injil Markus hari ini, dengan tegas Yesus mengajak kepada para pengikutnya agar melaksanakan perintah-Nya agar kita memperoleh hidup yang kekal nantinya bila sudah saatnya Tuhan memanggilnya.

Demikianlah refleksi singkat hari ini, tentang ” Taat kepada perintah Allah atau perintah manusia”, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.