(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Untuk menjadi besar, jadilah ia menjadi pelayanmu.

Posted at 28 Februari, 2018 by Justinus on category Renungan
translation services

‘Untuk menjadi besar, jadilah ia menjadi pelayanmu. Apa maksudnya ini? Injil Mateus (Mat 20:17-28) hari ini antara lain mengisahkan tentang menjadi orang yang terkemuka atau menjadi seorang pemimpin umat atau apalah. Suatu ketika Yesus mengajak ke 12 murid-Nya untuk diajak pergi ke Yerusalem. Dalam diskusi dengan para murid-Nya, Yesus antara lain berkata:” Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barang siapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. Kemudian Yesus menambahkan. Sama seperti Anak Manusia, Ia datang bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tembusan bagi banyak orang”.

Ternyata untuk menjadi terkemu di hadapan Tuhan, berbeda dengan menjadi terkemuka di dunia. Orang – orang dunia selalu berburu gelar kehormatan dan terus mencari pujian dunia. Namun apa pun yang dicari oleh orang-orang dunia tidak selamanya berkenan bagi Tuhan. Tentang hal ini Yesus menasehatkan bahwa untuk menjadi yang terkemuka, hendaklah ia menjadi pelayan bagi yang lain. Yesus berulangkali mengingatkan bagaimana menjadi orang terkemuka melalui kerendahan hati. Kerendahan hati adalah salah satu jalan menuju kepada kesempurnaan hidup. Yesus berkata:” Hendaklah kamu menjadi sempurna seperti Bapamu sempurna adanya’. Salah satu jalan kesempurnaan adalah kerendahan hati, karena kerendahan hati adalah jalan menuju kepada kekudusan hidup, karena tanpa kekudusan, orang sulit untuk memasuki Kerajaan Surga”.

Santo Yohanes Paulus II mengangkat motto:” Servus servorum Dei” yang artinya menjadi pelayan di antara pelayan-pelayan Tuhan. Seorang pelayan adalah pekerja yang paling rendah derajatnya di mata dunia, tetapi tidak di mata Allah. Allah sangat memuji pekerjaan-pekerjaan rendah seperti pelayanan kepada orang-orang yang termarginalkan. Karena itu Yesus sendiri mengatakan:” Barangsiapa telah berbuat sesuatu bagi orang yang paling hina ini, engkau telah berbuat untuk Aku ” (Mat 25:40).

Oleh karena itu, untuk menjadi besar atau terkemuka, maka kita diminta untuk menjadi pelayan bagi sesama.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang “Untuk menjadi besar, jadilah ia menjadi pelayanmu’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1