(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Sentuhan belas kasih Yesus yang menyembuhkan.

Posted at 5 Februari, 2018 by Justinus on category Renungan
translation services

Sentuhan belas kasih Yesus yang menyembuhkan menjadikan semuanya baik. Tidak ada yang tidak disembuhkan sewaktu Yesus menyembuhkan banyak orang, bahkan setan-setan pun ketakutan dengan kehadiran Yesus.

Injil Markus (Mrk 6:53-56) hari ini mewartakan penyembuhan banyak orang yang mengalami segala penyakit. Karena begitu banyaknya orang datang, dan hanya menyentuh jumbai jubah-Nya saja mereka sembuh. Artinya di sini bahwa kehadiran Yesus di mana pun membawa penyembuhan banyak orang tidak hanya penyembuhan jasmani tetapi juga penyembuhan rohani.

Namun demikian segala sesuatu yang dikerjakan oleh Yesus belum tentu menyenangkan banyak orang. Musuh-musuh Yesus khususnya orang Farisi dan ahli Taurat tentu tidak senang dengan kehadiran Yesus. Kehadiran Yesus membawa petaka bagi mereka, karena dengan demikian mereka kehilangan pengaruh dan banyak orang menjadi tidak taat kepada hukum Taurat. Oleh karena itu mereka selalu memata-matai Yesus di mana pun Ia bersama murid-Nya berada.

Namun demikian, karya keselamatan Yesus harus diwartakan agar banyak orang memperoleh keselamatan. Menurut Injil Markus hari ini begitu banyak orang antusias mencari Yesus baik mereka yang sakit atau pun mereka yang haus akan warta keselamatan. Tentu yang datang sewaktu Yesus mengajar bukan semata mencari kesembuhan rohani, tetapi banyak di antara mereka yang mencari kesembuhan jasmani saja. Hal ini dapat kita pelajari dari 10 orang kusta yang disembuhkan, dan hanya satu yang datang untuk bersyukur dan berterimakasih kepada Yesus dan mengikuti-Nya.

Melalui media ini, sering disampaikan bahwa kesehatan rohani dan jasmani harus seimbang. Hal ini dapat diambil dari Firman Yesus sendiri yang mengatakan:” Manusia tidak hanya hidup dari roti, tetapi juga dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”(Mat 4:4). Artinya menjadi sangat penting dalam hidup ini untuk mencari keseimbangn antara kesehatan jasmani dan rohani kita. Kita seharusnya tidak terjebak dalam rutinitas mencari sandang, pangan dan papan semata. Kita juga perlu menata hidup rohani kita. Olah rohani menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup ini, karena kita lahir dan hidup dan kemudian kembali kepada Sang Pemberi Hidup yakni Yesus Tuhan.

Apakah pada zaman now, Yesus masih berkarya dengan sentuhan kasih-Nya kepada manusia. Kita mengimani bahwa Yesus yang dulu dan sekarang mau pun yang akan datang adalah sama. Dengan demikian Yesus tetap berkarya saat ini melalui Gereja-Nya. Sentuhan karya Yesus tetap eksis hingga saat ini mau pun yang akan datang. Oleh karena itu, penyembuhan-penyembuhan jasmani mau pun rohani tetap eksis saat ini.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ Sentuhan belas kasih Yesus yang menyembuhkan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1