(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Mempercayakan kepada penyelenggaraan Ilahi.

Posted at 1 Februari, 2018 by Justinus on category Renungan
translation services

‘Mempercayakan kepada penyelenggaraan Ilahi’ adalah suatu perintah Yesus kepada para murid-Nya. Perintah ini disampaikan ketika Yesus mengutus para murid-Nya untuk mewartakan kebaikan dan kasih Tuhan kepada orang banyak. Mereka diutus berdua-dua dengan berbagai persyaratan antara lain membawa bekal secukupnya. Mengapa harus berdua? Agar mereka ada teman dan saling mengingatkan satu sama lain.

Injil Markus (Mrk 6:7-13) hari ini mengisahkan bagaimana Yesus mengutus para murid-Nya berdua-dua serta diberi kuasa untuk mengusir roh-roh jahat. Mereka dianjurkan membawa bekal secukupnya saja, atau bahkan memakai baju yang melekat saja. Jika mereka diterima di suatu rumah agar mereka tinggal di rumah itu, tetapi kalau mereka ditolak, agar mereka pergi dengan mengibaskan debu yang ada di kakinya sebagai peringatan bagi mereka.

Tugas perutusan itu antara lain agar banyak orang bertobat, sebab Kerajaan Allah sudah dekat. Dalam tugas pelaksanaannya, mereka mengusir banyak setan dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

Namun yang tidak kalah menariknya adalah bahwa mereka harus percaya kepada penyelenggaraan Ilahi. Artinya dalam melaksanakan tugas-tugas perutusan, tidak boleh mengandalkan pada kekuatan diri, tetapi mempercayakn sepenuhnya kepada kemurahan hati Allah. Harus percaya bahwa Tuhan tidak membiarkan mereka sendirian, tetapi sepenuhnya percaya kepada penyelenggaraan Ilahi (providentia Dei). Ini menjadi bekal yang sangat penting dalam menjalani perutusan ini.

Sebenarnya tidak hanya semata di dalam perutusan, namun dalam setiap langkah hidup kita, seharusnya providentia Dei itu melekat dalam hidup kita. Dalam perutusan kepada kita masing-masing, kita seharusnya juga seperti para murid untuk percaya sepenuhnya kepada penyelenggaraan Ilahi. Kita sangat membutuhkan penyertaan Tuhan di dalam hidup ini agar kita tidak terjerat didalam goda iblis yang menyebabkan kita jatuh dalam dosa.

Orang yang percaya sepenuhnya akan kemurahan dan kebaikan Tuhan, maka kita yakin Tuhan tidak membiarkan kita jalan sendirian. Penyertaan Tuhan dalam hidup kita menjadi conditio sine qua non atau suatu keharusan, agar kita tetap kuat di dalam peziarahan ini.

Oleh karena itu, Injil Markus hari ini makin meneguhkan kita semua agar hidup kita terfokus pada kebaikan dan kemurahan Tuhan Yesus sebagai sumber kekuatan hidup kita.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’ Mempercayakan kepada penyelenggaraanIlahi’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1