(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Paus Minta Orang Katolik untuk Tanpa Ragu Mengaku Dosa

Posted at 15 Januari, 2018 by Justinus on category Renungan
translation services

Paus Minta Orang Katolik untuk Tanpa Ragu Mengaku Dosa. Mengapa? Itulah suatu bentuk pertobatan betapa manusia itu sangat berarti di hadapan Allah. Ingat bahwa kita ini hanyalah debu dan akan kembali kepada debu. Dalam audiensi umum mingguannya di Aula Paulus VI, beberapa waktu yang lalu di Vatikan, Bapa Suci memberikan nasehat kepada yang hadir dalam audienesinya.

Ketakutan dan rasa malu untuk mengakui dosa yang kita lakukan menyebabkan kita menunjuk jari dan menuduh orang lain daripada mengakui kesalahan sendiri, kata Paus Fransiskus.

“Sulit untuk mengaku bersalah, tapi sangat bagus untuk mengaku dengan tulus. Tapi kita harus mengaku dosa kita sendiri,” kata paus saat audiensi awal tahun.

Mengakui dosa yang dilakukan mempersiapkan seseorang untuk memberi ruang di dalam hatinya untuk Kristus, kata paus. Tapi seseorang yang memiliki hati “penuh dengan dirinya sendiri, penuh dengan kesuksesannya sendiri” tidak menerima apapun karena dia sudah kenyang oleh “keadilan yang diberikan dirinya sendiri.”

“Mendengarkan suara hati nurani dalam keheningan memungkinkan kita menyadari bahwa pikiran kita jauh dari pikiran ilahi, bahwa kata-kata dan tindakan kita seringkali bersifat duniawi, dipandu oleh pilihan yang bertentangan dengan Injil,” kata paus.

Mengakui dosa seseorang kepada Tuhan dan gereja membantu orang memahami bahwa dosa tidak hanya memisahkan kita dari Tuhan tetapi juga dari saudara dan saudari kita, kata paus seperti dikutip Catholic News Service.

“Dosa memutuskan hubungan kita dengan Tuhan dan dengan saudara dan saudari kita, di keluarga kita, di masyarakat, di komunitas,” kata paus. “Dosa selalu memutuskan, memisahkan, memecahbelah.” (Sumber: Ucanews).







UA-43404914-1