(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.

Posted at 12 Januari, 2018 by Justinus on category Renungan
translation services

‘Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa’ menyebabkan musuh-musuh Yesus bersungut-sungut dan menggerutu, bagaimana Yesus mempunyai kuasa mengampuni dosa orang. Sewaktu Yesus mengajar dan banyak orang mendengarkan ajaran-Nya termasuk orang Farisi dan ahli Kitab mendengarkan ajaran Yesus. Musuh-musuh Yesus ini selalu mencari celah bagaimana menyalahkan Yesus.

Injil Markus (Mrk 2:1-12) hari ini berbicara hal yang dapat kita cerna. Tidak hanya menyembuhkan orang sakit lumpuh tapi sabda Yesus yang mengatakan: ”

This is box title
Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni
. Tentu saja sabda Yesus membuat tercengang bagi banyak orang termasuk orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Musuh-musuh Yesus ini bersungut-sungut bagaimana mungkin seorang anak tukang kayu kok berani mengatakan:” Hai anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni?”. Yesus dianggap menghujat Allah, karena pengampunan dosa itu hanya hak Allah. Karena mereka selalu berpikir bahwa Yesus anak tukang kayu dari Nazareth yakni Yusuf dan Maria, jadi tak mungkin Dia itu Mesias yang kudus dari Allah. Otaknya yang penuh kebencian itu membuat diri mereka tertutup hati dan pikiran mereka, dan mereka tidak dapat menangkap apa yang disampaikan atau pun apa yang diperbuat Yesus. Mereka tidak menyadari bahwa Mesias sudah datang, dan saat ini tengah berbicara tentang Kerajaan Surga serta perbuatan-perbuatan ajaib yakni penyembuhan seorang yang lumpuh.

Ada begitu banyak perbuatam ajaib yang diperbuat oleh Yesus, namun musuh-musuh Yesus tidak bergeming bahwa Yesus telah menghujat Allah dan Ia harus dihukum. Yesus mengetahui isi hati mereka, tetapi karena belum saatnya, maka Yesus terus mengajar dan menyembuhkan segala sakit penyakit bagi banyak orang.

Dalam teguran-Nya kepada orang Farisi dan ahli Taurat, Yesus menegaskan kata-Nya:” Manakah yang lebih mudah mengatakan kepada orang lumpuh ini: dosa-dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: bangunlah, angkatlah tikarmu dan berjalanlah. Tetapi supaya kamu tahu bahwa Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa di bumi ini”.

Dalam kaitan ini, mungkinkah ada keterkaitan kelumpuhan orang itu dengan perbuatan dosa. Bisa jadi orang itu lumpuh karena perbuatan dosa, tetapi karena bertobat ia diampuni dosanya, dan ia mengalami kesembuhan rohaninya dan sekaligus kesembuhan fisiknya.

Hari ini Injil Markus makin membuka hati dan pikiran kita, bahwa Yesus itu sungguh manusia dan sungguh Allah yang punya kuasa mengampuni dosa.

Demikianlah refleksi Kuasa Doia hari ini tentang’Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1