(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kami telah menemukan Mesias.

Posted at 4 Januari, 2018 by Justinus on category Renungan
translation services

Andreas bertemu dengan Simon dan berkata kepadanya:”Kami telah menemukan Mesias (Kristus)”. Sejak saat ityu, lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus pun memandangnya dan berkata:” Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus). Ini semua terekam dengan baik dalam Injil Yohanes (Yoh 1:35-42) yang dibacakan di seluruh dunia.

Pengalaman pertemuan Andreas dengan Yesus membuat suatu perubahan besar dan mendasar dalam hidupnya. Semula ia bertanya di mana Engkau tinggal. Akhirnya Yesus pun mengajaknya untuk menyaksikan sendiri di mana Yesus tinggal. Dan pertemuan ini sungguh mengejutkan bagi banyak orang. Bagaimana mungkin baru pertama kali bertemu, tapi langsung jatuh hati. Ia meninggalkan segalanya termasuk keluarganya dan bergabung dengan Yesus.

Baginya, Yesus pasti sangat mempersona, sehingga tanpa basa-basi, tanpa perhitungan untung dan rugi, segera meninggalkan keluarganya, meninggalkan pekerjaannya dan terus mengikuti Yesus yang pada akhirnya ia dipilih menjadi salah satu murid-Nya yang handal.

Bagaimana pertemuan kita sendiri dengan Yesus? Tentu beda dengan pertemuan Andreas dan Yesus sendiri yang langsung dapat dirasakan, diraba dan terlihat sendiri. Namun demikian, pertemuan kita dengan Yesus ada yang serta merta dengan cepat, ada pula yang yang lambat, namun pasti. Pada dasarnya Tuhan itu memanggil setiap orang untuk datang kepada-Nya. Karena satu-satunya jalan keselematan itu hanya pada-Nya, bukan pada sosok lain.

Demikian pula kita juga dipanggil, tetapi kita tidak merespons sama sekali. Kita acuh! Memang Tuhan memanggil kita tidak dengan kegaduhan. Ingat bagaimana Allah memanggil Elia dengan angin yang sepoi-sepoi. Demikian pula Tuhan akan memanggil setiap orang dengan cara berbeda dan masing-masing unik.

Sebagai orang beriman, perjumpaan pertama kali dengan Yesus secara simbolis sewaktu kita dipermandikan. Walau sebelum dipermandikan pun sebenarnya Yesus sudah mulai kita dengan baik. Namun kita belum syah (formal) sebagai anggota Gereja, kalau belum dipermandikan.

Sekali lagi pertemuan para murid dengan Yesus sangat berbeda. Kita pun saat ini dapat bertemu dengan Dia melalui doa=doa kita, sewaktu kita membaca Kitab Suci, sewaktu mengikuti perayaan Ekaristi atau pun sewaktu kita beradorasi. Itulah saat-saat di mana kita dapat berjumpa dengan Yesus baik secara pribadi maupun bersama.

Oleh karena itu, pertemuan kita walau berbeda dengan pertemuan dengan Yesus dengan cara berbeda, tapi Gereja sungguh mengajarkan kepada kita bagaimana bertemu dengan Yesus melalui Roh dan kebenaran. Karena dengan hidup benar, berperilaku benar, bertutur kata benar, maka kita sudah menjadi bagian dari permuridan Yesus.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’ Kami telah menemukan Mesias’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1