(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kidung Pujian kebahagiaan Maria kepada Tuhan.

Posted at 22 Desember, 2017 by Justinus on category Renungan
translation services

Kidung pujian kebahagiaan Maria kepada Tuhan sering dikenal dengan nama ‘Magnificat”. Dalam magnificat ini, Maria mengungkapkan betapa besar kemuliaan Tuhan, betapa Maria menubuatkan tentang bagaimana Allah itu sungguh besar dan sungguh-sungguh mulia. Ia juga menubuatkan bahwa rahmat Tuhan akan diberikan kepada turun-temurun atas orang yang takut akan Tuhan. Bahkan ia juga menubuatkan orang-orang yang berkuasa dari tahtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah”.

Dalam magnificat ini, Maria mengungkapkan betapa Tuhan yang berbelas kasih itu dan Allah akan melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar dan menyruh orang kaya pergi dengan tangan hampa”. Tentu nubuatan Maria bukan berarti membenci orang kaya, tapi mau mengatakan bahwa kita hendaknya meniru Yesus yang selalu berbelas kasih dan mau berbagi kepada orang yang lapar.

Hari ini Injil Lukas (Luk1:46-56) mengungkapkan betapa Allah yang Mahakluasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepada Maria. Perbuatan besar apa saja? Salah satunya bahwa Maria yang menerima khabar gembira dari malaikat Gabriel dan akan mengandung serta melahirkan Yesus Sang Immanuel, Juru Selamat Dunia dan juga sebagai Raja Damai.

Sebentar lagi kita akan merayakan Natal (kelahiran) Juru Selamat Manusia dan sekaligus raja damai. Dan hidup-Nya yang singkat, Yesus hampir tidak mau membuat kegaduhan dunia, karena Ia lebih suka menanamkan hukum kasih. Para pengikut-Nya diajak untuk meneladani-Nya. Dengan meneladani hidup-Nya, maka orang itu pasti akan mengalami damai sukacita. Namun demikian, tidak semua orang atau semua bangsa mau mengakui bahwa Yesus sebagai Juru Selamat apalagi menyebut-Nya sebagai Tuhan. Tentang hal ini, banyak orang menolak-Nya. Bagaimana mungkin Mesias Utusan Allah lahir dari keluarga sederhana, dan dari kota kecil Nasareth. Jadi tolok ukur yang dipakai adalah pikiran dunia. Manusia terkadang merasa lebih hebat dari Tuhan yang memberi hidup ini. Tuhan dikerdilkan oleh otak manusia yang sekecil dunia. Manusia sering lupa atau gagal paham bahwa Allah yang Mahakuasa itu tak akan terjangkau oleh alam pikiran manusia. Misteri Allah tak boleh dikerdilkan oleh otak manusia. Oleh karena itu Yesus meneguhkan bahwa Dirinya adalah jalan, kebenaran dan hidup. Orang tak akan sampai kepada Bapa tanpa melalui Diri-Nya (Yoh 14:6). Orang tak akan bisa melihat Allah, tapi melalui Yesus orang akan mengerti siapakah sosok Yesus yang sesungguhnya. Santo Paulus pun menegaskan bahwa Yesus itu adalah gambar Allah yang tidak kelihatan. Dialah yang tersulung di antara segala ciptaan (Kol 15:1). Artinya Yesus itu adalah Alpa dan Omega ( Whayu 1:8). Hal itu berarti pula bahwa Yesus itu sungguh manusia dan sungguh Allah.

Dengan kata lain pula Allah yang sungguh misteri dan dapat dimengerti melalui Yesus yang sungguh Allah dan sungguh manusia. Tanpa mengimani itu, maka akan sulit memahami misteri Allah. Dan kita ketahui bahwa kelahiran Yesus di dunia sebagai Mesias sudah diramalkan oleh para nabi Allah yang mewahyukan tentang akan hadir-Nya Sang Immanuel yang berarti Allah beserta kita.

Kidung pujian Maria mengungkapkan keagungan Tuhan yang Mahatinggi serta Tuhan yang bermurah hati kepada umat-Nya.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’ kidung pujian kebahagian Maria kepada Tuhan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1