(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Ketamakan membawa kebinasaan.

Posted at 23 Oktober, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Apakah makna ‘ketamakan membawa kebinasaan’?. Tentu saja ini merupakan sebuah permenungan hidup. Tamak adalah bagian dari 7 dosa pokok manusia. Dengan kata lain, tamak adalah bagian tak terpisahkan di dalam diri kita. Ia sangat melekat sehingga terkadang sulit bagi kita untuk melepas atau membebaskan napsu kekusan di dalam hidup kita.

Injil Lkukas (Luk 12:13-21) hari ini Yesus mengajarkan kepada kita semua bahwa ketamakan akan membawa bencana dalam hidup ini. Kita semua maklum bahwa dengan memiliki harta kekayaan, seolah kita tidak akan kekeringan dalam hidup ini. Tapi benarkah bahwa harta kekayaan akan membawa damai sukacita dalam hidup ini. Belum tentu. Kekayaan memang membawa seseorang tidak akan mengalami masalah secara ekonomi, karena ia telah memiliki segalanya. Namun jangan lupa bahwa ia atau kita selamanya tidak akan hidup dan tinggal di dunia. Kita tinggal di dunia ini sifatnya sementara. Kita lahir, hidup dan mati. Namun demikian Tuhan berharap bahwa setelah kehidupan ini nantinya akan memiliki hidup yang baru di dalam Kerajaan Surga bersama Yesus Juru Selamat kita. Karena hidup ini hanya bersifat sementara, maka kita harus memiliki harapan untuk memasuki Kerajaan Surga. Namun demikian untuk memasuki tempat itu dibutuhkan suatu prasyarat yang tidak mudah. Salah satu prasyarat itu adalah berbuat baik di dalam dunia.

Terkait dengan harta kekayaan, maka prasyarat yang dibutuhkan adalah mau hidup berbagi. Dengan hidup berbagi artinya kita peduli, kita beremphati kepada orang lain yang juga membutuhkan materi untuk bisa bertahan hidup. Ajaran Yesus hari ini tentang bagaimana menjalani hidup dengan harta kekayaan yang ada, maka kita harus mau dan berani berbela rasa dengan orang lain yakni dengan berbagi. Berbagi adalah bagian dalam mempraktekkan hukum kasih yang sangat penting bagi kesejahteraan rohani kita.

Dengan demikian, ketamakan adalah salah satu sumber kebinasaan dalam hidup. Secara duniawi, harta kekayaan yang berlimpah tidak menjamin kita untuk memasuki Kerajaan Allah. Seperti Yesus katakan secara duniawi harta kekayaan itu menjadikan kita hidup senang, tetapi jangan- jangan kita sangat miskin di hadapan Allah. Oleh karena itu, Injil Lukas hari ini mengingatkan kita semua agar kita dapat menjalani hidup dengan baik dan bijak dengan tak henti-hentinya kita mendengarkan Sabda Tuhan. Dengan cara ini, kita diingatkan agar terus berjalan bersama Tuhan agar kita tidak jatuh dalam dosa.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ Ketamakan membawa kebinasaan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1