(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Perjumpaan Yesus yang menghidupkan.

Posted at 19 September, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Perjumpaan Yesus yang menghidupkan. Hal ini dapat kita jumpai sewaktu Yesus berada di Naim. Ia menjumpai iring-iringan yang membawa jenazah seorang pemuda anak seorang janda. Yesus menyaksikan kesedihan janda itu, Ia pun berbelas kasih kepadanya. Ia pun menjamah jenazah itu, dan bangkitlah anak itu. Ada sementara orang menjadi takut, tetapi ada pula yang bersukacita, karena mereka berkata:” Seorang nabi Yesus telah datang”. Injil Lukas (Luk 7:10-17) hari ini mengisahkan peristiwa di atas.

Di mana Yesus berada dan mengajar, selalu hadir banyak orang ingin mendengarkan-Nya. Sabda-Nya penuh kuasa dan dengan kuasa-Nya Ia menyembuhkan banyak orang. Tak ada seorang pun yang tidak sembuh. Mukjizat-Nya luar biasa. Hari ini Yesus membangkitkan anak muda dari Naim. Peristiwa sungghu menakjubkan banyak orang. Ada yang menyebutkan’ seorang nabi besar telah datang’. Tuhan telah melawat umat-Nya. Akhirnya mereka memuji-muji Allah.

Dalam hidup keseharian kita? Kita telah mengenal Kristus sejak kita menerima baptisan. Sejak saat itu kita menjadi anggota Gereja. Apakah sampai saat ini kita mengenal Yesus lebih dalam. Siapakah sosok Yesus yang kita kenal itu? Ingat pertanyaan Yesus kepada orang banyak? Ada yang mengatakan Ia adalah Yohanes Pembaptis. Ada pula yang mengatakan Nabi dari Perjanjian Lama yakni Elia. Yang lain lagi mengatakan Ia seorang nabi dari Perjanjian Lama. Lalu Yesus bertanya kepada para murid-Nya siapakah Diri-Nya. Simon Petrus yang selalu mewakili teman-temannya menegaskan bahwa Yesus adalah Mesias Anak Allah. Karena kita juga menyadari bahwa Yesus adalah allah yang hidup, berkat kesaksian para murid. Oleh karena itu pertemuan kita dengan Yesus harus membawa suasan yang berbeda dengan pertemuan kita dengan kawan-kawan kita. Bagaimana perjumpaan kita dengan Yesus?

Apakah pertemuan kita dengan Yesus membvawa perubahan dalam hidup ini? Seharusnya ‘ya’. Karena Yesus adalah sumber kehidupan yang membawa damai sukacita bagi orang yang percaya. Namun demikian damai sejahtera yang dibawa oleh Yesus tidak serta merta diterima oleh semua orang. Banyak orang yang menolaknya, dan ada pula yang ingin membunuh-Nya khususnya orang Farisi dan Ahli Taurat. Kehadiran Yesus bagi para musuh-musush-Nya membawa ‘celaka’, karena mereka tersaingi dalam perjalanan hidupnya. Sehingga mereka terus berusaha menolak-Nya.

Bagi kita sebagai pengikut Kristus, perjumpaan dengan Yesus harus membawa damai sukacita. Yesus mengajarkan kebenaran, dan Yesus telah menjadi jalan, kebenaran dan hidup. Hanya melalui Dia, maka orang akan sampai kepada Allah sebagai sumber kehidupan. Oleh karena itu, kalau tema hari ini, perjumpaan Yesus membawa kehidupan adalah suatu refletif dan inspiratif.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’ perjumpaan Yesus yang menghidupkan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1