(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Firman Allah sebagai sumber kehidupan.

Posted at 7 September, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Firman Allah sebagai sumber kehidupan telah diterima Simon, seorang nelayan yang kemudian menjadi pengganti Yesus. Inilah pertama kalinya ajaran Yesus dikenal sebagai Firman Allah. Sabda Yesus ini telah sumber iman, dan telah menjadikan Simon Petrus dapat menangkap ikan dengan hasil yang banyak sekali. Kala itu, Simon dan saudara-saudaranya telah mencari ikan selamanan, dan tak seekor ikan pun ditangkapnya. Tetapi karena Simon percaya akan sabda Yesus, maka ia melakukan perintah Yesus untuk melemparkan jalanya ke tempat yang lebih dalam. Dan hasilnya luar biasa. Simon mendapatkan hasil ikan yang luar biasa. Setelah menyaksikan hal itu, Simon pun menyembah-Nya dan memohon kepada Yesus untuk menjauhi dirinya, karena dirinya adalah orang berdosa. Simon dan saudaranya masih belum sadar bahwa kehadiran Yesus adalah untuk mempertobatkan orang berdosa. Kekudusan Ilahi Yesus menjadikan dirinya merasa tidak pantas berada di dekat Yesus Yang Kudus dari Allah.

Injil Lukas (Luk 5:1-11) hari ini mengisahkan bagaimana Yesus mengajak para nelayan sederhana untuk menjadi pengikut-Nya sebagai ‘penjala manusia”. Mereka sangat tertarik akan ajaran Yesus yang penuh dengan wibawa dan kuasa, sehingga mereka itu menjadi rasul-rasul yang handal untuk meneruskan karya Yesus setelah Yesus menderita sengsara, wafat, bangkit dan kembali ke dalam Kerajaan Surga. Setelah mereka meninggalkan kehidupannya sebagai nelayan. maka Yesus mempersiapkan para rasul-Nya untuk meneruskan karya keselamatan di antara bangsa-bangsa di dunia.

Ketika Yesus mengajar orang bnyak, Yesus pun naik perahu Petrus untuk mengajar orang banyak. Dan akhirnya Yesus menetapakn Petrus sebagai pengganti-Nya untuk meneruskan karya keselamatan kepada umat manusia. Dengan ditetapkan Petrus sebagai pengganti-Nya, maka Gereja Katolik pun dimulai. Paus Fransisku sebagai paus yang ke-266, adalah penerus tahta Petrus yang telah ditetapkan oleh Yesus sendiri.

Berkat kerja para rasul yang sekaligus saksi-saksi Kristus, maka Gereja Katolik dibangun di atas para rasul. Oleh karena itu, Gereja katolik merupakan Gereja apostolik, gereja para rasul. Dan ajaran dan karya para rasul sebagai sumber iman inilah, yang kita kenal sebagai Tradisi Suci. Gereja katolik adalah penerus karya para rasul. Dan Tradisi Suci ini merupakan sumber iman yang tak bisa dipisahkan sumber iman lain yakni Kitab Suci. Baik Kitab Suci dan Tradisi Suci disampaikan oleh Gereja dengan kuasa mengajarnya yang dikenal sebagai Magisterium. Oleh karena itu, ketiga sumber iman Katolik (Kitab Suci, Tradisi Suci dan magisterium) merupakan kesatuan iman Katolik yang tak dapat dipisahkan satu sama lain. Inilah sebuah kekayaan iman di dalam Gereja katolik yang satu, kudus, katholik dan apostolik. Semuanya tadi bermula dari ajakan Yesus untuk para nelayan sederhana ini hingga saat ini menjadi Gereja dengan jumlah anggota lebih dari 1.5 milyar orang. Yang penting bukan jumlahnya, tapi kualitas hidup untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamat manusia.

Kualitas itu akan nyata kalau kita terus mendengarkan Sabda Tuhan dan melaksanakan dengan baik. Dan dengan cara ini, kita diajak untuk melaksanakan kehendak Bapa di surga yakni percaya bahwa Yesus adalah Mesias Utusan Allah.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ Firman Allah sebagai sumber kehidupan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1