(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Yesus menghardik demam mertua Petrus.

Posted at 6 September, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Yesus menghardik demam mertua Petrus, barangkali terlalu bombastis. Lha kok bisa, demam dihardik, seolah demam itu bernyawa. Tentu saja bukan itu maksudnya. Maksudnya antara lain bahwa Yesus dengan kuasa Ilahinya dapat menyembuhkan semua penyakit termasuk yang kerasukan roh-roh jahat. Peristiwa menggemparkan ini terjadi ketika Yesus meninggalkan Kapernaum dan pergi menuju rumah mertua Simon yang lagi sakit demam. Maka Yesus pun membuat mukjizat sebagaimana tertulis di dalam Injil Lukas (Luk 4:38-44).

Namun pada sore harinya, orang berbondong-bondong membawa sanak saudaranya yang sakit kepada Yesus. Semua disembuhkan dan bahkan roh-roh jahat keluar dari orang-orang itu, dan mereka semua dibebaskan dari penderitaan mereka,. Ketika Yesus mau meninggalkan tempat itu, banyak orang mencegahnya. Tapi Yesus menegaskan bahwa kota-kota lain pun sangat membutuhkan pewartaan Injil, agar banyak orang diselamatkan.

Injil Lukas hari ini menegaskan bahwa Yesus itu sungguh Mesias. Namun Yesus menolak penyebaran pewartaan itu, karena bisa menyesatkan. Mengapa Yesus menolaknya. Banyak orang datang kepada-Nya karena Yesus banyak membuat mukjizat dan mereka disembuhkan. Mereka senang kalau Yesus nantinya dapat dijadikan pemimpin nasional, yang dapat membebaskan mereka dari penjajahan Romawi. Mereka ini tidak sungguh-sungguh mengikuti Yesus sebagai Juru Selamat. Mereka senang karena banyak mukjizat terjadi di antara mereka. Mereka selama ini belum pernah mendapatkan pengajaran dari orang Farisi dan ahli Taurat yang sehebat Yesus. Mereka tidak menyaksikan pengajaran sebagaimana Yesus ajarkan. Yesus mengajarkan penuh dengan wibawa dan kuasa. Bahkan roh-roh jahat pun tunduk kepada-Nya, dan mereka sangat ketakutan.

Dalam roh jahat, hanya Nama Yesus yang dapat menaklukannya, sementara nabi-nabi lain tidak pernah didengarnya. Bayangkan ketika Yesus menyembuhkan demam Simon, betapa demam itu lari terbirit-birit. Hal ini menunjukkan betapa Yesus memiliki kuasa Ilahi yang tiada taranya. Hanya dalam Nama-Nya yang Kudus, roh jahat itu bertekuk lutut ketakutan.

Oleh karena itu, hanya dalam Nama Yesus seluruh makluk di bumi dan di dalam Kerajaan Surga berlutut menyembah kepada-Nya. Sekali lagi hari ini, Injil Lukas dengan jelas mewahyukan bhawa Yesus adalah sungguh Mesias Utusan Allah.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ Yesus menghardik demam mertua Simon’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1