(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Penolakan terhadap Yesus karena iri hati.

Posted at 4 September, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Denolakan terhadap Yesus berpangkal karena iri hati. Mengapa demikian? Banyak orang khususnya orang Farisi dan ahli Taurat sangat iri hati kepada Yesus. Mereka tahu Yesus adalah orang dari Nazareth anak Maria dan Yusup tukang kayu. Mereka sangat iri hati dengan Yesus karena Ia dapat mengajar orang banyak dengan penuh kuasa dan menapsirkan Kitab Suci dengan baik dan benar. Selain itu Yesus membuat banyak mukjizat banyak sekali, sementara mereka tidak pernha berbuat apa-apa. Oleh karena itu banyak orang berduyun-duyun datang ke rumah-rumah ibadat untuk mendengarkan ajaran Yesus.

Injil Lukas (Luk 4:16-30) hari ini melukiskan bagaimana Yesus ditolak bahkan akan dibunuh oleh para musuh-musuh-Nya terutama orang Farisi dan ahli Taurat. Ketika itu Ia pulang kampung ke Nazaret, tempat di mana Ia dibesarkan. Seperti biasa, pada hari sabat Ia masuk ke rumah ibadat. Ketika itu diberikan kepada-Nya kitab nabi Yesaya. Yesus membuka kitab itu dan menemukan ayat-ayat sbb:”

Roh Tuhan ada pada-Ku. Sebab Aku diurapi-Nya untuk menyampaikan khabar baik kepada orang miskin. Dan Aku diutus-Nya memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, penglihatan kepada orang-orang buta, serta membebaskan orang-orang tertindas. Aku diutus-Nya memberitakan bahwa tahun rahmat telah datang
.

Sesudah membacakan Kitab itu, Yesus menutupnya dan mengembalikan kepada pejabat yang duduk di dekat-Nya. Mata orang banyak tertuju kepada-Nya, dan Yesus pun mulai mengajar orang banyak. Yesus pun menegaskan bahwa pada hari ini genaplah ayat-ayat Kitab Suci pada saat kalian mendengarnya. Semua orang menerima dan membenarkan Yesus. Mereka sangat heran akan Sabda-Nya. Namun di antara mreka ada pula orang – orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka pun berkata:” Bukankah Ia anak Yusuf”. Maka gemparlah di antara orang banyak itu, bahkan mereka ingin menangkap Yesus dan ingin membunuh-Nya. Namun karena saatnya belum tiba, Yesus pun lolos dari upaya pembunuhan terhadap-Nya.

Sebab utama mengapa mereka menolak Yesus adalah karena iri hati. Mereka menganggap dari mana Yesus dari Nasaret anak tukang kayu memperoleh hikmat mengajar yang begitu hebat. Ia dapat mengajar dengan penuh kuasa dan dapat menaspsirkan Kitab Suci dengan baik dan benar. Penghakiman terhadap Diri-Nya terutama karena iri hati. Dan berbicara iri hati merupakan bagian dari tujuh dosa pokok yang manusia. Dosa-dosa ini lah yang menyebabkan manusia terus jatuh dalam dosa dan kejahatan. Namun demikian, banyak orang tidak menyadari hal ini yang berakibat mereka terus jatuh dalam dosa. Pada hal dosa sekecil apa pun tetap merupakan halangan untuk memasuki Kerajaan Surga.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘penolakan terhadap Yesus’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1