(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Perumpamaan gadis bijak dan gadis bodoh.

Posted at 1 September, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

P‘erumpamaan gadis bijak dan gadis bodoh’ adalah gambaran tentang bagaimana memasuki Kerajaan Allah yang dianugerahkan kepada setiap manusia. Kalau Yesus menggambarkan hal ini, dimaksudkan pula ternyata tidak semua orang akan dapat memasuki Kerajaan Surga. Semuanya tergantung kepada masing-masing orang, apakah orang memanfaatkan kesempatan untuk menerima kasih karunia Allah atau menolaknya.

Hari ini Injil Matius (Mat 25:1-13) mengisahkan bagaimana anak-anak perempuan ysng bijak itu menjaga dengan baik pelita sebelum kedatangan mempelai pria. Ia tidak tidur, dan terus mempersiapkan, serta memiliki cadangan minyak yang cukup. Mereka tidak boros, tetapi terus berjaga-jaga. Mereka ini sangat dipuji oleh Tuhan, karena hidupnya penuh dengan kewaspadaan. Artinya mereka sangat bijaksana dalam mengatur hidupnya, sehingga ketika mempelai laki-laki datang (Yesus), mereka sudah siap. Dan mereka ini diperkenankan memasuki pintu Kerajaan Surga.

Sebaliknya lima gadis yang bodoh, mereka tidak siap secara fisik mau pun mental. Ia terus membakar pelitanya, sementara menanti mempelai laki-laki. Namun mereka juga tidak mempersiapkan cadangan minyaknya, sehingga ketika mempelai datang, mereka sudah kehabisan minyaknya. Ketika mencari minyak, mereka tidak menyangka bahwa mempelai pria datang. Mereka terlambat. Ketika mengetuk pintu, mereka ditolak. Mereka tidak dikenal lagi.

Dari dua gambaran contoh di atas, pada intinya Yesus meminta kepada setiap orang untuk terus siap sedia menyambut kedatangan Tuhan. Berapa kali Yesus meminta kepada kita agar terus berjaga-jaga untuk menyongsong kehadiran Tuhan.

Dari dua contoh gambaran di atas, tentu saja kita dapat memilih. Apakah kita akan meneladani kelima gadis yang bijak, atau kelima gasi yang bodoh. Kalau disuruh memilih, past akan memilih keteladanan 5 perempuan yang bijak. Jika demikian, maka hidup kita harus mengikuti ajakan Tuhan Yesus agar selalu waspada dan siap sedia dalam menyongsong kehadiran Tuhan agar kita dapat memasuki Kerajaan Surga.

Inti ajaran Yesus melalui perumpamaan 5 gadis yang bijak dan 5 gadis yang bodoh untuk dapat memberikan gambaran yang jelas kepada kita semua dalam menentukan pilihan-pilihna hidup kita. Memasuki Kerajaan Surga tidak serta merta seperti membalik tanganm tetapi dengan iman dan perbuatan kita. Baik iman dan perbuatan harus berjalan seiring sejalan agar dapat memasuki Kerajaan Surga.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ perumpamaan gadis bijak dan gadi bodoh’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1