(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Datangnya hari penghakiman.

Posted at 31 Agustus, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Datangnya hari penghakiman tidak ada orang yang tahu. Oleh karena itu Yesus meminta kepada siapa saja untuk terus berjaga-jaga. Tentang hal ini Yesus mengingatkan kedatangan Anak Manusia tak ada seorang pun yang tahu. Dengan demikian, setiap orang harus terus berjaga-jaga dan tetap waspada.

Injil Matius (Mat 24:42-51) hari ini mengisahkan bagaimana Yesus akan datang dan akan menghakimi setiap orang. Yesus berpesan agar setiap orang agar terus siap-siap dan waspada. Untuk itu Yesus memberikan perumpamaan dua orang hamba yang bijaksana dan hamba yang jahat. Hamba yang setia dan bijaksana ia akan selalu menunggu tuannya datang, dan memberikan pelayanan yang baik bagi tuannya. Sebaliknya hamba yang jahat, ia sangat senang kalau tuannya tidak pulang-pulang. Bahkan ia juga berbuat jahat kepada hamba-hamba lainnya. Hamba yang seperti adalah gambaran dari seseorang yang tidak pernah waspada akan datangnya Anak Manusia (Yesus) sebagai hakim atas dirinya.

Setiap orang akan diadili pada waktu yang sudah ditentukan oleh Tuhan. Seluruh kehidupan sudah tertulis dan tersimpan dalam data base Tuhan, yang tak mungkin akan dibongkar oleh penjahat atau siapa pun. Data base ini sangat tersimpan rapih, dan hanya Tuhan sendiri yang tahu. Data base hidup kita berisi seluruh perjalanan hidup kita. Dalam data base itu juga tersimpan seluruh perbuatan baik kita, sementara dosa=-dosa yang kita akan terhapus, sekiranya kita bertobat. Dengan pertobatan, maka Tuhan yang rahim akan mengampuni dosa-dosa dan membebaskan kita dari beban hutang dosa. Oleh karena itu, pertobatan adalah kata kunci keselamatan kita.

Ketika pada hari penghakiman datang sewaktu kita dipanggil kembali kepada Tuhan, maka saat itulah kita berhadapan dengan Tuhan secara langsung. Bagi hamba yang bijaksana, tentu kedatangan Tuhan tidaklah menakutkan karena ia telah mempesiapkan kedatangan Tuhan baik, sehingga tidak ada yang perlu ditakuti. Sementara bagi bagi yang lalai dan tidak mempersiapkan diri dengan baik, maka ia sudah terlambat ketika Anak Manusia menjemputnya.

Gambaran kedua hamba itu juga memberikan keteladanan dalam hidup kita, apakah kita mau seperti hamba yang selalu siap sedia menunggu tuannya, atau seperti hamba yang jahat.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’Datangnya hari penghakiman’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1