(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kemunafikan sebagai sumber kejahatan.

Posted at 30 Agustus, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Kemunafikan sebagai salah satu sumber kejahatan sangat ditentang oleh Yesus. Sapta sabda celaka yang disampaikan kepada orang Farisi dan ahli Taurat menegaskan bahwa perbuatan munafik sebagaimana sering dilakukan terus-menerus oleh kedua kelompok itu telah membuat Yesus jengkel. Akibat perbuatan mereka ini, maka masyarakat Yahudi pada umumnya sangat terpengaruh oleh perbuatan-perbuatan mereka ini. Ajaran-ajaran yang telah disampaikan oleh Yesus sangat ditolak oleh mereka karena dianggap bertentangan dengan ajaran Musa sebagaimana tertulis dalam Hukum Taurat. Mereka ini memang rajin membaca Kitab Taurat tentang janji-janji Allah (Yahwe) kepada bangsa Yahudi. Orang Farisi dan ahli Taurat adalah garda penjaga kemurnian hukum Taurat, sehingga siapa pun berani mengubahnya, maka ia (mereka) pasti akan menjadi musuh orang Farisi dan ahli Taurat.

Kehadiran Yesus di tengah bangsa Yahudi memang membuat repot orang Farisi dan ahli Taurat, sebab Yesus telah memberikan ajaran yang baru, yang berbeda dengan orang Farisi dan ahli Taurat. Ajaran Yesus penuh dengan kuasa Ilahi, sehingga banyak orang berbondong-bondong datang dan mendengarkan ajaran Yesus, bahkan mereka mohon kepada Yesus agar dibebaskan dari sakit penyakit serta kuasa-kuasa gelap . Kondisi ini tentu saja membuat penasaran mereka ini, mengapa ada begitu banyak orang datang kepada Yesus. Oleh karena itu, mereka juga ikut nimbrung bersama orang banyak mendengarkan ajaran Yesus. Seringkali kita membaca bagaimana mereka itu selalu ingin mencobai Yesus dengan pelbagai pertanyaan yang bersifat mencobai Yesus. Karena dengan jawaban yang salah, maka ada alasan bagi mereka untuk menyalahkan dan bahkan menangkap-Nya. Namun dalam berbagai kesempatan, jebakan mereka terhadap Yesus tidak pernah mempan. Yesus selalu menang, dan sering mempermalukan mereka. Oleh karena itu, mereka terus berusaha dengan keras bagaimana menangkap Yesus dan bahkan membunuh-Nya. Namun karena saatnya belum tiba, Yesus selalu selamat dan aman dari ancaman jahat mereka.

Hari ini Injil Matius (Mat 23:27-32) bagaimana Yesus menyatakan ketidaksenangan-Nya kepada orang Farisi dan ahli Taurat. Yesus sangat mengecam perilaku mereka dengan ‘sabda celaka’. Tentu saja Yesus tidak menghendaki mereka itu binasa, sebab Yesus juga mengasihi mereka. Tapi kalau sendiri tidak bertobat, maka mereka itu pasti akan mengalami kebinasaan. Jadi kecaman Yesus itu sebenarnya kecaman kasih agar mereka menyesal dan bertobat dan berbalik arah untuk menuju kepada kebenaran dalam hidup mereka.

Jadi kalau Yesus mengecam mereka karena kemunafikan mereka, sebenarnya Yesus tengah mengajar kepada semua orang agar mereka hiup dengan jujur dan adil dan penuh dengan cintakasih. Bagaimana pun, kemunafikan itu dapat menjadi sumber kejahatan dalam hidup semua orang.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘kemunafikan sebagai sumber kejahatan’, Tuhan memberkati.







UA-43404914-1