(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Jalan kesempurnaan dalam hidup ini

Posted at 21 Agustus, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

J. alan kesempurnaan dalam hidup ini adalah sebuah perjuangan. Ajakan Yesus untuk hidup sempurna tidak hanya ditujukan kepada para murid-Nya tetapi kepada siapa saja. Ternyata menaati perintah hukum itu tidak cukup, tetapi orang itu harus memiliki kesempurnaan di dalam hidupnya.

Hari ini Injil Matius (Mat 19:16-22) melukiskan bagaimana memperoleh kesempurnaan dalam hidup ini. Oleh karena itu Yesus memberikan sebuah perumpaan tentang kehadiran seorang pemuda yang kaya raya. Ketika Yesus berjumpa dengan seorang pemuda kaya itu terjadilah suatu dialog di antara keduanya. Kata pemuda itu:” Guru, perbuatan baik yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”. Jawab Yesus:”Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah”. Katanya:”Perintah yang mana?”. Kata Yesus:” Jangan membunuh, jangan berzina, jangan mencuri, jangan memberi kesaksian palsu, hormnatilah yah dan ibumu dan kasinilah sesama manusia seperti dirimu sendiri”. Menurut pemuda itu, wah semuanya sudah beres. Tidak ada yang mengecewakan. Dengan kata lain pemuda itu sudah menjalankan hidup dengan baik dan benar.

Nemun demikian, hidup yang demikian belumlah cukup sekedar menaati hukum-hukum saja, masih ada yang kurang. Jika mau hidup sempurna, ia harus menjual segala hartanya serta membagikan kepada orang-orang miskin dam kemudian ikut Yesus. Ternyata ini sangat sulit dilaksanakan oleh pemuda itu. Karena kekayaan dia sangat banyak. Oleh karena itu, ia meninggalkan Yesus dengan hati yang sangat sedih.

Oleh karena itu Yesus menasehati para murid-Nya bahwa harta kekayaaan merupakan sumber halangan memasuki Kerajaan Surga. Jadi wajarlah kalau dikatakan bahwa sulit orang kaya untuk memasuki Kerajaan Surga, dan lebih mudah seekor unta memasuki lubang jarum. Dan untuk memasuki Kerajaan Allah itu bukan atas usaha sendiri, itu merupakan anugerah Allah.
Dan satu hal Yesus ingatkan ‘kemudian ikutlah Aku’. Nah ini dia untuk mengikuti Yesus, bagi banyak orang cukup sulit. Karena Yesus mensyaratkan untuk memanggul salib dan menyangkal diri. Namun demikian, Yesus menjanjikan Kerajaan Allah sekiranya mereka mau melaksanakan perintah ini.

Apakah kita juga melaksanakan perintah Yesus itu dengan baik? Andalah yang tahu.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’ Jalan kesempurnaan dalam hidup ini’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1