(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Mukjizat Yesus membebaskan seorang anak perempuan dari kuasa roh jahat.

Posted at 9 August, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Hari ini Injil Matius (Mat 15:211-28) mengisahkan tentang ‘ Mukjizat Yesus membebaskan seorang anak perempuan dari kuasa roh jahat’. Dalam Injil itu dikisahkan bagaimana wanita dari Kanaan itu berjuang keras agar anaknya disembuhkan. Nampaknya juga tidak mudah untuk bertemu dengan Yesus dan langsung menyembuhkan anaknya. Ada waktu antara (jeda), ketika anak itu akhirnya disembuhkan oleh Yesus dengan membebaskan roh jahat yang ada padanya.

Dalam hidup keseharian kita, nampaknya Tuhan juga tidak akan segera menjawab doa kita. Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita kepada Tuhan. Tapi sebaiknya membiarkan Tuhan bekerja tanpa intervensi dari luar. Tapi sering kita tidak sabaran, sehingga terkadang memaksakan kehendaknya sendiri.

Dialog antara wanita Kanaan dan Yesus hari ini seharusnya membuka hati kita bahwa Tuhan akan berkarya kepada siapa saja yang memohon kepada-Nya. Yang paling pokok dalam permohonan ini adalah iman. Iman akan Yesus yang punya kuasa atas segala persoalan hidup termasuk hal-hal yang berkaitan dengan roh-roh jahat. Hanya Yesus yang telah diberi kuasa Ilahi melepaskam segala roh-roh jahat. Hanya dalam Nama-Nya, roh jahat dapat dilepaskan. Seperti disampaikan di atas, hanya dengan iman akan Yesus, maka kita pun dapat dilepaskan dari kuasa jahat.

“Tuhan, tolong aku”, sebagaimana diteriakkan wanita Kanaan itu kepada Yesus adalah suatu bentuk doa yang keras. Artinya permohonannya itu begitu kuat, sehingga harus disampaikan dengan berteriak. Doa yang seperti itu pasti tidak hanya didengar oleh Yesus sendiri, tetapi juga oleh orang lain. Bahkan para murid-Nya meminta kepada Yesus agar orang itu disuruh pergi saja. Namun Yesus tidak menggubris permintaan para murid, dan membiarkan terjadi dialog antara keduanya.

Dalam dialog antara Yesus dan wanita Kanaan itu ada sesuatu yang sangat kasar, coba perhatikan kata-kata Yesus:” Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing”. Tapi jawab perempuan, katanya:” Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah dari meja tuannya”. Firman itu mau mengatakan bahwa orang-orang Yahudi dianggap sebagai anak-anak Allah, sementara orang non Yahudi disebutnya sebagai anjing. Dari gambaran ini mau dikatakan pula bahwa walau dirinya bukan orang Yahudi sebagai anak-anak Allah, tapi orang non Yahudi juga memiliki hak yang sama dengan orang-orang Yahudi untuk diselematkan. Memang pewartaan keselamatan Kerajaan Allah sewaktu jaman Yesus masih di lingkup orang Yahudi, tetapi setalah Yesus wafat dan bangkit, maka pewartaan itu mulai menyebar di kalangan non Yahudi khususnya melalui Saulus yang kemudian bernama Paulus. Berkat rasul Pauluslah warta Kerajaan Allah itu berkembang dan menyebar luas di luar kelompok Yahudi.

Dari dialog antara Yesus dan wanita Kanaan itu, maka imanlah yang menjadi pokok penting di dalam penyembuhan Yesus, sehingga anak perempuannya yang terserang roh jahat itu bisa dipulihkan.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Mukjizat Yesus nenbebaskan seorang anak perempuan dari kuasa roh jahat’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1