Datangnya hari penghakiman.

[su_dropcap size=”5″]D[/su_dropcap]atangnya hari penghakiman tidak ada orang yang tahu. Oleh karena itu Yesus meminta kepada siapa saja untuk terus berjaga-jaga. Tentang hal ini Yesus mengingatkan kedatangan Anak Manusia tak ada seorang pun yang tahu. Dengan demikian, setiap orang harus terus berjaga-jaga dan tetap waspada. Injil Matius (Mat 24:42-51) hari ini

Kemunafikan sebagai sumber kejahatan.

[su_dropcap size=”5″]K[/su_dropcap]emunafikan sebagai salah satu sumber kejahatan sangat ditentang oleh Yesus. Sapta sabda celaka yang disampaikan kepada orang Farisi dan ahli Taurat menegaskan bahwa perbuatan munafik sebagaimana sering dilakukan terus-menerus oleh kedua kelompok itu telah membuat Yesus jengkel. Akibat perbuatan mereka ini, maka masyarakat Yahudi pada umumnya sangat terpengaruh oleh

Majikan yang murah hati.

[su_dropcap size=”5″]M[/su_dropcap] ajikan yang murah itu merupakan kiasan bagaimana Allah itu berbelas kasih kepada setiap orang, tanpa membeda-bedakan antara yang satu dengan yang lain. Perumpamaan ini barangkali ditujukan kepada para pengritik Yesus, karena Ia mewartakan khabar sukacita itu kepada orang-orang yang dianggap pendosa seperti pemungut cukai. Injil Matius (Mat 201:1-16a)

Keselamatan: anugerah Allah

[su_dropcap size=”5″]K[/su_dropcap]eselamatan:anugerah Allah, dengan mana Alla bebas memberikannya kepada siapa pun yang mau menerimanya. Banyak orang berpendapat bahwa kekayaan itu dianggap sebagai upah kesalehan atau upah sebagai orang benar, walau ada tradisi orang kaya yang menindas. Injil Matius (Mat 19:23-30) hari ini menggambarkan betapa sulitnya orang kaya memasuki hidup kekal.

Jalan kesempurnaan dalam hidup ini

[su_dropcap size=”5″]J[/su_dropcap]. alan kesempurnaan dalam hidup ini adalah sebuah perjuangan. Ajakan Yesus untuk hidup sempurna tidak hanya ditujukan kepada para murid-Nya tetapi kepada siapa saja. Ternyata menaati perintah hukum itu tidak cukup, tetapi orang itu harus memiliki kesempurnaan di dalam hidupnya. Hari ini Injil Matius (Mat 19:16-22) melukiskan bagaimana memperoleh

Hal-hal yang menajiskan hati orang.

[su_dropcap size=”5″]A[/su_dropcap]pakah hal-hal yang menajiskan hati orang?Banyak orang saat ini begitu mudah menyatakan haram (najis) dan halal. Coba dengarkan kata Yesus tentang hal ini. Ketika Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:[su_pullquote] “ Dengar dan perhatikanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari

Yesus memberi kuasa kepada para murid-Nya.

[su_dropcap size=”5″]Y[/su_dropcap]esus memberi kuasa kepada para murid-Nya untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala sakit penyakit dan segala kelemahan. Injil Matius (Mat 9:35-10.1) hari ini Yesus mengajar orang banyak, sementara itu tergeraklah hati-Nya dengan belas kasihan-Nya untuk mewartakan khabar sukacita untuk orang banyak. Ia selalu mengajar di rumah-rumah ibadat

Kerajaan Surga ibarat harta yang terpendam.

[su_dropcap size=”5″]K[/su_dropcap]erajaan Surga ibarat harta yang terpendam di ladang merupakan perumpamaan yang disampaikan oleh Yesus kepada orang banyak. Mungkin kita bertanya lebih lanjut? Apa dan siapa itu Kerajaan Surga? Santo Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma mengatakan bahwa Kerajaan Surga adalah bukan soal makan dan minum, tetapi kebenaran, damai

Panenan di akhir zaman.

[su_dropcap size=”5″]P[/su_dropcap]anenan di akhir zaman dimaksudkan pengadilan di akhir zaman, di mana akan ada pemisahan orang baik dan jahat. Ketika para murid Yesus bertanya tentang makna perumpamaan lalang yang tumbuh di ladang gandum, Yesus menjelaskan bahwa ketika seorang penabur menabur benih di ladang, ternyata tumbuh pula lalang di antara gandum.