(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kristus memberi karunia kemampuan para murid.

Posted at 26 Juli, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Kristus memberi karunia kemampuan para murid untuk mendengar dan melihat, sementara orang lain hal ini harus disampaikan dengan perumpamaan. Bahkan para nabi dan orang benar ingin sekali melihat dan mendengar apa yang disaksikan oleh para murid, namun mereka gagal untuk memperolehnya.

Injil Matius (Mat 13:16-17) hari ini mengatakan:” Berbahagialah matamu karena telah melihat, berbahagialah telingamu yang telah mendengar, sebab banyak nabi dan orang benar ingin melihat tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar tapi tidak mendengarnya seperti yang para murid saksikan“. Oleh karena itu, kita wajib bersyukur telah mendapatkan informasi yang jelas tentang sosok Yesus dan pengajaran-Nya kepada bangsa-bangsa, yang ini tidak pernah didapatkan oleh para nabi dan orang benar pada jaman itu.

Memang para nabi telah menyampaikan kebenaran-kebenaran di dalam pewartaannya kepada bangsa-bangsa, namun apa yang ia (mereka) sampaikan berdasarkan karunia nubuat atau penglihatan yang berasal dari Tuhan. baik nubuat atau penglihatan itu berasal dari Yesus yang kini berbicara dengan para murid-Nya.

Namun demikian para nabi dan orang benar tidaklah gagal, tetapi masing-masing mempunyai cara pada masanya. Kondisi yang berbeda itu tetap harus disyukuri karena memang dengan cara itulah Tuhan berkarya bagi umat manusia.

Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Yoakim dan St. Anna kedua orang tua Perawan Maria. Di dalam hidupnya,kedua orang tua Perawan Maria ini juga dikenal sebagai keturunan raja Daud seorang raja yang sangat dihormati oleh masyarakat Yahudi hingga saat ini. Kedua orang tua ini sangat rajin dan setia menjalankan kewajiban-kewajiban dengan tulus sehingga kedua orang tua ini layak ikut ambil bagian dalam karya penyelamatan umat manusia.

Dalam kisah yang beredar di kalangan umat Kristen perdana, bahwa St. Anna lama tidak dikaruniai anak, sehingga tak henti-hentinya ia memohon kepada Allah. Ternyata Allah sungguh mengabulkan dan mengaruniai Perawan Maria yang menjadi ibu Penebus Yesus Kristus. St. Anna beranggapan bahwa dirinya seperti wanita-wanita pada umumnya tidak segera dikasih momongan, sehingga ia terus berdoa kepada Allah. Setiap tahun Santo Yoakim dan St. Anna pergi ke Bait Allah di Yerusalem untuk berdoa. Ia berjanji jika mereka memperoleh anak, maka anak itu akan dipersembahkan kembali kepada Tuhan. Doa mereka terkabul dan lahirlah Perawan Maria yang telah dipilih oleh Allah sendiri menjadi Ibu Penebus.

Yang dapat kita ambil dari Injil Matius hari ini antara lain bahwa kita wajib bersyukur karena telah dipilih Tuhan seperti para murid untuk mendengar langung tentang Kristus melalui Gereja-Nya yang kudus, katolik dan apostolik. Melalui Gerejalah kita mendengar dan melihat bagaimana Allah berkarya bagi keselamatan umat manusia. Dengan kata lain kita juga diberi kemampuan untuk mendengar dan melihat betapa Allah telah berkarya dalam keselamatan umat manusia.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’Kristus memberi karunia kemampuan para murid’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1