(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Tanda Yunus menghantar orang Niniwe bertobat.

Posted at 24 Juli, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Tanda Yunus menghantar orang Niniwe bertobat.Injil Matius (Mat 12:38-42) hari ini mengisahkan tentang orang Farisi dan ahli Taurat meminta tanda dari Yesus. Tanda di sini dimaksudkan mukjizat dari Yesus. Mukjizat yang menyertai karya Yesus telah diperbuat-Nya, namun demikian mereka tetap menolak kehadiran Yesus di tengah mereka. Kehadiran Yesus telah merusak zona nyaman orang Farisi dan ahli Taurat. Yesus dianggap biang masalahnya. Namun demikian Yesus terus akan memberikan pengajaran yang baru agar banyak orang selamat setelah kematiannya.

Dalam Injil Matius hari ini, Yesus menegaskan bahwa kepada mereka ini hanya akan diberikan tanda Yunus. Seperti diketahui bahwa Yunus adalah salah seorang nabi dari Perjanjian Lama. Namun orang-orang Ninive sebagai bangsa kafir non Yahudi ini bertobat setelah mendengar ajakan Yunus untuk bertobat. Namun orang-orang Farisi dan ahli Taurat walau telah menyaksikan bagaimana Yesus telah berkarya disertai dengan mukjizat-mukjizat-Nya namun mereka tetap tidak percaya. Ketika ratu Syeba dari Selatan mengagumi hikmat kebijaksanaan Salomo, bahwa Diri-Nya lebih dari Salomo. Namun demikian mereka tidak mendengar walau punya telinga atau mereka tidak melihat walau mereka punya mata.

Dari ungkapan di atas bahwa Yesus itu lebih dari pada Salomon atau pun Yunus. Seharusnya orang Farisi mau pun ahli Taurat bisa paham tentang hal itu. Namun hati mereka tertutup oleh iri dan dengki, sehingga mereka tidak bisa melihat terang. Firman di atas juga membuka mata kita bahwa pertobatan akan membawa keselamatan, sebaliknya mereka yang menolak pertobatan, maka mereka akan mengalami kebinasaan. Ketika Yesus mengatakan bahwa angkatan ini nantinya akan jauh lebih selamat dari pada mereka ini, karena mereka tidak mau bertobat dan mereka tidak mau menerima kehadiran Yesus sebagai Juru Selamat.

Demikian pula jika angkatan ini tetap menolak seperti orang Farisi dan ahli Taurat, maka mereka juga akan mengalami nasib yang sama seperti orang Farisi dan ahli Taurat, jika mereka tidak bertobat. Dengan kata lain, pertobatan ada kata kunci keselamatan, karena tanpa pertobatan, tidak ada keselamatan.

Tuhan Allah itu adalas sosok yang maha rahim, sehingga belas kasihnya tidak terbatas. Siapa saja yang mau bertobat di dalam hidupnya, maka mereka pasti selamat seperti halnya orang-orang Ninive yang bertobat karena pewartaan Yunus.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ Tanda Yunus menghantar orang Ninive bertobat’, Tuhan memerbkati.-***







UA-43404914-1