(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Bagaimanakah membalas kebaikan Tuhan?

Posted at 2 June, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Bagaimanakah membalas kebaikan Tuhan? Suatu pertanyaan yang membutuhkan permenungan yang dalam. Sebelum Yesus naik ke surga, Yesus sering kali menampakkan diri kepada para murid-Nya. Pada suatu saat, sesudah sarapan pagi Yesus berkata kepada Simon Petrus:” Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?”. Jawab Petrus kepada-Nya:” Benar Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau”. Kata Yesus kepadanya:”Peliharalah anak-anak domba-Ku?”. Pertanyaan ini disampaikan sampai 3 kali kepada Simon Petrus. Hal ini membuat Simon Petrus sangat sedih.

Pertanyaan ini sejalan ketika Simon Petrus menyangkal Yesus sampai tiga kali ketika Yesus ditangkap. Dari ketiga pertanyaan Yesus itu ternyata mempunyai makna yang berbeda. Petrus mengungkapkan penyesalannya melalui kasih. Ia sangat menyesal atas perbuatan penyangkalannya melalui sikap kasihnya bahwa ia mengasihi Yesus Tuhan melebihi segala sesuatu. Perintah Yesus itu adalah untuk menggembalakan domba-domba-Nya.

Perintah Yesus kepada Petrus ini untuk menggembalakan domba-domba-Nya karena Yesus sesaat lagi tidak akan bersama mereka. Yesus akan kembali ke surga, dari mana Ia berasal. Ia akan kembali kepada Bapa-Nya yang telah mengutus-Nya. Pekerjaan yang telah ditugaskan sudah selesai dengan kematian-Nya di salib. Namun pada hari ketiga Ia bangkit di antara orang mati. Sebelum naik ke surga, Ia masih sempat beberapa kali menampakkan diri kepada para murid-Nya dengan memberikan pengajaran-pengajaran-Nya.

Dalam hal percakapan-Nya dengan Petrus, Yesus berpesan kepada Simon Petrus agar Petrus menggembalakan domba-domba-Nya. Sebagaimana Yesus sebagai Gembala yang baik, Ia mau mengurbankan jiwa-Nya demi keselamatan domba-domba-Nya. Inilah gambaran tentang Gembala yang baik yang telah diteladankan oleh Yesus. Dalam kesempatan ini pun, Yesus telah menubuatkan bagaimana Petrus nantinya akan menjalani kematiannya dengan penyaliban terbalik karena merasa tidak pantas disejajarkan dengan Guru-Nya.

Petrus telah dipilih Yesus untuk menggembalakan domba-domba-Nya, seperti Yesus mengatakan:” Engkaulah Petrus, dan di atas batukarang ini akan Kudirikan Jemaat-Ku”. Kata-kata Yesus ini hendak mau menegaskan bahwa Petrus sang batukarang ini akan diminta oleh Yesus untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Dan apa yang disampaikan ini semua benar bahwa Petruslah adalah wakil Yesus di dunia sebagai Paus pertama untuk memimpin jemaat Kristen di dunia. Kekristenan dunia ini merupakan realisasi nubuatan Yesus tentang penggembalaan jemaat Kristus.

Oleh karena itu, bagaimanakah membalas kebaikan Tuhan, yakni dengan mengasihi Tuhan sebagaimana Petrus telah perbuat kepada Guru-Nya. Bahkan belas kasihnya dia tunjukkan melalui kematiannya di kayu salib seperti Guru-nya. Apa yang dia perbuat adalah untuk membalas kasih Tuhan.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ bagaimanakah membalas kasih Tuhan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1