(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Supaya mereka menjadi satu.

Posted at 1 June, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Doa Yesus hari ini adalah ‘ supaya mereka menjadi satu’. Kalau dunia sungguh melupakan doa, ternyata Yesus tidak denikian. Bahkan Yesus berdoa kepada Gereja-Nya. Karena melalui seluruh anggota Gereja, Nama Yesus dipermuliakan. Yesus pun mendoakan mereka yang percaya kepada-Nya dalam persatuannya dengan Yesus. Persatuan Yesus dengan mereka yang percaya kepada-Nya itu mengibaratkan persatuan antara Yesus dan Bapa-Nya.

Oleh karena itu, doa Yesus untuk Gereja-Nya dimaksudkan pula doa bagi mereka yang percaya kepada-Nya dengan firman: ” Supaya mereka semua menjadi satu”. Kesatuan ini hanya berlaku bagi mereka yang percaya dalam Yesus Kristus. Tidak dibedakan antara mereka yang telah mendengar Firman Yesus secara pribadi dengan mereka yang hanya mendengar melalui orang lain. Kesatuan ini diteladankan dalam keesaan Bapa dan Anak dan tetap tinggal tetap dalam kesatuan Bapa dan Anak. Tujuan kesatuan seperti itu dikatakan supaya dunia percaya bahwa Allah Bapa yang telah mengutus Putera-Nya yang tunggal adalah kesatuan Bapak dan Anak.

Jadi melalui ungkapan di atas, mau disampaikan betapa ‘iman’ itu akan menuntun kepada kesatuan yang membawa orang lain kepada iman. Iman pulalah yang mempersatukan Gereja dengan Kristus sebagai Kepala-Nya yakni Kristus sendiri. Kita menghayati betapa iman itulah yang membawa kepada persatuan dengan Yesus Kristus.

Doa Yesus kepada Gereja-Nya menggambarkan betapa Yesus telah mengasihi dunia melalui persatuan-Nya dengan iman-iman orang yang percaya kepada Yesus Kristus.

Persatuan kita dengan Yesus tergambar seperti dalam doa Yesus: ” Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan”.

Namun demikian persatuan kita dengan Yesus sering mengalami jatuh bangun. Sejarah keselamatan itu nyata sekali betapa manusia ini sangat rapuh. Kerapuhan manusia itu tercermin dalam kesombongan, iri hati, benci, marah, tamak, malas dan naspu-napsu dunia lainnya. Inilah pangkal kejatuhan manusia yang terus menolak kasih Allah. Persatuan itu terjadi karena kasih. Kasih Allah kepada dunia, dan manusia-manusia yang sungguh mengasihi Allah. Dengan kata lain, harapan, iman dan kasih itulah yang menyatukan kita bersama Yesus Kristus Tuhan Allah kita. Tentu saja persatuan antara umat-Nya dan Kristus terus akan dicederai oleh penguasa dunia yang sangat menolak kasih Kristus. Oleh karena itu, Roh Kudus yang terus akan mengingatkan kita akan dosa, kebenaran dan penghakiman. Roh Kudus yang adalah Roh Kristuslah yang saat ini bekerja mengingatkan kita semua agar kita pun berani menjadi saksi-saksi kebenaran itu.

Demikialah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang’ supaya mereka menjadi satu’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1