(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Bagaimanakah kita mengenal Allah yang benar?

Posted at 30 May, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Bagaimanakah kita mengenal Allah yang benar adalah sebuah pertanyaan yang menarik? Apakah ada Allah lain yang tidak benar? Atau Allah yang palsu?

Injil Yohanes (Yoh 17:1-11a) hari ini bagaimana menjelaskan tentang Allah yang benar, yakni Allah yang memberikan kehidupan kekal. Tentang hal ini Yesus mengatakan: ” Inilah hidup yang kekal, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Aku telah memuliakan Engkau di bumi dengan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk Kulakukan. Dan sekarang yang Bapa, muliakanlah Aku di hadirat-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Aku miliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada”.

Injil Yohanes hari ini menegaskan bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang benar dalam persatuan-Nya dengan Yesus Kristus Putera-Nya yang telah diutus ke dunia sebagai Juru Damai. Maksud dari Juru Damai antara lain adalah bahwa dengan kehadiran Yesus Kristus di dunia agar dunia kembali memuliakan Allah. Dunia dan segala isinya diundang untuk kembali kepada Allah yang benar, yang mempunyai kuasa atas orang hidup dan mati. Namun ketika Yesus Kristus sebagai Utusan Allah hadir di tengah dunia, dunia menolak-Nya dan menyalibkan-Nya. Dunia pikir dengan kematian Kristus di kayu salib, seolah dunia sudah menang. Tidak!

Jika dunia ingin mengalami damai sejahtera, hanya terjadi kalau bersatu dengan Kristus. Memang selama di dunia, para pengikut Kristus akan mengalami penganiayaan, mereka seolah menjadi anak yatim piatu. Yesus akan mengirim Roh Penolong sebagai Roh Kebenaran. Dengan Roh Kebenaran itu yakni Roh Kudus, kita akan diinsafkan akan dosa, akan kebenaran dan akan penghakiman. Oleh karena itu, Roh Kudus yang juga merupakan Roh Yesus bersama Bapa saat ini hadir di dunia melalui Gereja-Nya. Dengan demikian, ketika Gereja memberikan pengajaran kepada dunia, maka itu identik dengan ajaran Kristus sendiri kepada kita. Karena Gerejalah, maka Kristus yang telah mati, namun bangkit dan hidup di dalam dunia melalui Gereja-Nya yang satu, kudus, katolik dan apostolik.

Oleh karena itu, jika kita mau belajar dan mengenal Allah yang benar, maka percayalah kepada Yesus Kristus. Karena di dalam Dia, dan dalam persatuan-Nya dengan Bapa dan Roh Kudus, maka kita sungguh mengenal Allah yang benar.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘bagaimanakah kita mengenal Alla yang benar?’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1