(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Yesus datang sebagai Sang Pembawa Terang.

Posted at 10 May, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Yesus datang sebagai Sang Pembawa Terang, atau Yesus itu Sang Terang sendiri yang telah hadir di tengah kita. Sebagai pembawa terang, I akan menyinari duniq. Tqpi sangat disayangkan, banyak orang menolak-Nya. Banyak orang lebih suka tinggal di dalam kegelapan, termasuk di dalam kegelapan hati. Mereka pikir bahwa dengan tinggal di dalam kegelapan, agar perbuatannya tidak dilihat oleh orang banyak. Mereka lupa bahwa Ada Sang Terang yang dapat menembus setiap kegelapan hati. Namun banyak orang tidak menyadarinya. Mereka sangka dengan tinggal di dalam kegelapan, tak seorangpun dapat melihatnya. Mereka selalu berucap tentang Allah, tetapi tidak paham siapa sebenarnya Allah Yang Maha besar dan kuasa itu. Mereka tidak mampu menangkap pemahaman tentang Allah, karena hatinya tertutup, dan terbuka kepada Sang Terang. Pada hal terang ini diberikan gratis kepada setiap orang. Namun karena kecintaaan mereka kepada kegelapan, semunya dibiarkan oleh Allah.

Terang itu telah datang dan tinggal di antara. Sang Terang itu adalah Kristus Yesus yang pernah hadir di tengah dunia 2000 tahun yang lalu. Namun demikian, walau Yesus tidak kita lihat secara visual sosoknya, tetapi Firman-Nya itu kekal. Karena kekal maka Firman itu berlaku dari dahulu hingga sekarang dan yang akan datang. Firman itu sekarang disampaikan oleh Gereja-Nya yang kudus, satu, katolik dan apostolik. Gerejalah yang saat ini diberi tugqs dan kuasa Yesus untuk menyampaikan khabar suka keselamatan ini. Lagi-lagi pewartaan ini juga tidak gampang. Banyak pula yang menolaknya. Penolakan itu dapat bersifat fisik atau pun non fisik. Penolakan terhadap pembangunan gereja yang sudah mengantongi izin, tetap saja ditolak. Dengan kata lain, penolakan Yesus pada q waktu itu dan saat ini Gereja-Nya adalah hal biasa, dan tetap akan mengalami hal yang sama dari dahulu, sekarang dan yang akan datang.

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan keimanan kita kepada Yesus sebagai Sang Terang yang akan terus menyinari hati, pikiran dan seluruh kehidupan kita. Karena kita menerima terang dari-Nya, maka kita juga harus menyampaikan kerang itu keoada sesama kita. Jadilah penbawa terang agar dapat menerangi sekeliling kita.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Yesus Sang Penbawa Terang’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1