(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Kehadiran Yesus membawa sukses para murid.

Posted at 21 April, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Kehadiran Yesus membawa sukses para murid menggambarkan betapa manusia itu sangat tergantung kepada Sang Penguasa bumi dan langit yakni Tuhan sendiri. Para murid Yesus setelah kehilangan Gurunya karena kematian-Nya, mereka kembali kepada pekerjaan semula yakni sebagai nelayan. Mereka sudah kehilangan harapan dan kehilangan masa depan. Namun kebangkitan Kristus membawa titik balik adanya suatu harapan. Karena belum move on, maka mereka kembali kepada habitat semula yakni sebagai nelayan. Ketika mereka menceburkan ke danau Genesaret, hampir semalaman tak seekor pun ikan pun yang ditangkap. Ketika Yesus menampakkan diri kepada mereka dan bertanya:” Hai anak-anak, apakah kamu punya ikan?”. Jawab mereka:” Tidak!”. Kemudian Yesus berkata:” Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka kamu akan mendapatnya”. Mereka pun menuruti perintah itu dan mereka berhasil mendapatkan ikan yang jumlahnya banyak, tetapi jalanya tidak robek.

Injil Yohanes (Yoh 21:1-14) hari ini menggambarkan bahwa adalah suatu kebodohan terhadap mereka yang tidak mengandalkan penyelenggaraan Ilahi. Pengalaman para murid yang mencari ikan semalam suntuk tidak menghasilkan ikan tak seekor pun, dan ketika mereka menuruti perintah Yesus, pada akhirnya mereka mendapatkan sukses besar dalam penangkapan ikannya. Mereka sebenarnya sudah hampir putus asa. Bayangkan sudah bekerja keras sepanjang malam, namun hasilnya masil nol besar. Namun berkat perjumpaan dengan Yesus Tuhan, mereka sukses besar. Mereka mendapatkan ikan yang besar jumlahnya.

Dalam kehidupan riil saat ini, apakah kita masih membutuhkan Tuhan dalam hidup kita. Tentu ada yang mengatakan ‘ya’, ada juga yang mengatakan ‘tidak’. Bagi yang mengatakan ‘ya’, maka Tuhan adalah sumber segalanya. Tidak hanya sebagai sumber kekuatan, tapi juga sumber harapan, sumber iman, sumber penyembuhan, atau sumber-sumber positif lainnya.

Kalau pengalaman para murid itu memang pengalaman kasat mata dengan Tuhan sendiri, maka kita sebagai orang beriman dapat mengalami perjumpaan dengan Tuhan itu di kala kita berdoa, di saat ikut perayaan ekaristi, di saat kita mengadakan sakramen rekonsiliasi, serta ketika kita membaca Firman (Kitab Suci). Di saat itu lah kita berjumpa dengan Tuhan. Terang sekali ketika membaca Kitab Suci bagaimana Tuhan dengan Firman-Nya tengah berbicara kepada kita entah itu nasehat, entha itu pengajaran, atau bentuk ajaran moral dan lain sebagainya.

Sementara bagi mereka yang mengatakan ‘tidak’, maka ada Tuhan atau tidak, tidak ada efeknya. Karena mereka ini semata mencari kenikmatan dunia jauh lebih penting. Oleh karena itu mereka lebih suka memburu kebutuhan jasmani dari pada kebutuhan rohani.

Oleh karena itu, perjumpaan dengan Tuhan dapat dilakukan dengan berbagai cara yang sungguh memudahkan bagaimana tangan Tuhan itu selalu mengundang kita agar kita datang kepada-Nya dengan kasih kita.

Oleh karena itu, perjumpaan dengan Tuhan selalu membawa kebahagian baik jasmani mau pun rohani. Itulah harapan semua umat beriman.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘ kehadiran Yesus membawa sukses para murid’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1