(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Maria Magdalena menjadi saksi kebangkitan Kristus.

Posted at 18 April, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Maria Magdalena menjadi saksi pertama kebangkitan Kristus. Dikisahkan bagaimana wanita ini pagi-pagi benar sudah menuju makam Yesus, sebagai Guru spiritualnya. Namun betapa ketakutan ia, karena mendapati makam yang sudah kosong dan keberadaan penutup makam yang sudah terguling. Waktu itu ada 2 orang malaikat yang berada di situ dan bertanya kepada Maria Magdalena:” Mengapa ibu menangis? Maria pun menjawab bahwa Gurunya telah diambil orang dan tidak tahu di mana diletakkan-Nya.

Sesudah berkata demikian, ia menoleh kebelakang dan melihat Yesus berdiri di situ. Namun ia tidak tahu bahwa itu Yesus Gurunya. Yesus pun juga bertanya yang sama seperti halnya malaikat itu:” Ibu, mengapa engkau menangis. Siapa yang engkau cari. Maria masih belum mengenal-Nya dan bahkan menyangka Ia seorang penjaga taman. Namun begitu Yesus memanggil nama Maria ‘Maria’ pun berbalik arah dan mengatakan ” Rabunni” yang artinya ‘Guru’. Maria mengenal suara Yesus seperti anak domba mengenal gembalanya.

Pertemuan Maria dan Yesus dengan warta sukacita, karena Yesus yang sudah mati itu bangkit di antara orang mati. Oleh karena itu Yesus meminta kepada Maria mengabarkan peristiwa ini. Maria pun segera menyampaikan warta sukacita ini kepada murid-murid Yesus yang lain.

Dari Injil Yohanes (Yoh 20:11-18) dapat disimpulkan bahwa Maria Magdalena adalah saksi kebangkitan Kristus yang pertama. Ia yang sempat mengalami ketakutan, namun dengan pertemuannya sendiri dengan Yesus, ia mengalami sukacita. Dan kabhar sukacita ini segera disampaikan kepada murid-murid Yesus bahwa Ia segera akan menyusul menemui mereka di Galilea tempat para murid berkumpul.

Peristiwa kematian Yesus menjadikan mereka takut, karena dalam pikiran mereka masih tersimpan bahwa Gurunya kelak akan menjadi pemimpin bangsa Israel sebagai pemimpin politik. Tapi dugaan mereka salah, ternyata Gurunya harus menderita dan harus mati di kayu salib hina. Pikiran gelap itu masih melekat dalam diri mereka. Namun demikian warta suka cita yang disampaikan Maria Magdalena membawa harapan dan iman baru kepada mereka ini. Oleh karena itu kebangkitan Kristus telah membawa harapan kepada semua orang yang percaya kepada-Nya.

Karena Kristus telah bangkit dan naik ke surga di mana Ia berasal membuat iman Kristiani makin nyata bahwa Yesus itu memang sungguh Mesias Utusan Allah atau bahkan Ia adalah Allah sendiri yang menjadi hamba seperti manusia lainnya. Walau Ia dihina, dan bahkan disalib, Ia tidak mengeluh dan menolak, karena Ia harus taat kepada kehendak Bapa sebagaimana tertulis di dalam Kitab Suci.

Tentang kebangkitan Kristus, banyak orang menyangsikannya. Kebangkitan Kristus telah menjadikan iman kita hidup dan terus berkembang. Karena tanpa kebangkitan Kristus, iman kita menjadi sia-sia.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Maria Magdalena menjadi saksi kebangkitan Kristus’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1