(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Waktu-Ku hampir tiba.

Posted at 12 April, 2017 by kuasa on category Renungan
translation services

Hari ini Yesus mengatakan:” Waktu-Ku hampir tiba. Melalui Injil Matius (Mat 26:14-25)hari ini Yesus telah membayangkan bagaimana Ia harus menghadapi penderitaan yang luar biasa. Yudas Iskariot salah seorang murid-Nya telah mengkhianati Gurunya sendiri, karena ia merupakan bendahara komunitas para murid-Nya. Barangkali karena sehari-hari ia memegang khas, maka hatinya hanyalah uang, walau ia sendiri dekat sumber keselamatan. Dengan demikian, walau dekat sumber keselamatan, tidak menjadi jaminan orang itu akan selamat.

Ketika Yesus mengatakan bahwa saatnya hampir tiba, Ia telah melihat bagaimana Ia harus menderita dan akhirnya harus mati di tiang salib. Ia sangat sedih, namun demikian Dia tidak menampakkan kesedihan-Nya itu. Ia sedih karena manusia terus terjebak dalam dosa, yang mengakibatkan penderitaan demi penderitaan bagi-Nya.

Perayaan Pekan Suci yang dimulai Hari Minggu Palma sampai Perayaan Paskah merupakan peringatan detik-detik di mana Yesus harus mengakhiri hidup-Nya di dunia melalui sebuah drama penderitaan yang tiada duanya. Menurut penglihatam Santa Brigita dari Swedia, Yesus menerima sejumlah 5480 pukulan di tubuh-Nya. Bayangkan penderitaan yang luar biasa. Jangankan sejumlah itu, kita menerima satu atau dua pukulan saja sudah banyak, apalagi sampai ribuan. Itulah bayangan Yesus tentang penderitaan Yesus akan diterimanya.

Hari ini Yesus menegaskan bahwa Waktu-Nya sudah hampir tiba, dapat diartikan pula bahwa waktu-Nya untuk mengalami penderitaan dan kematian-Nya sudah dekat. Atau dapat diartikan pula karya penyelamatan manusia sudah datang melalui penderitaan dan salib serta kebangkitan Kristus. Oleh karena itu sering kita dengar bahwa melalui jalan pnderitaan, dan kematian Kristus, maka jalan keselamatan itu terbuka bagi banyak orang. Secara duniawi, salib dapat diartikan penderitaan, tetapi melalui penderitaan itu ada jalan kemenangan atas dosa-dosa. Kemenangan atas dosa berati jalan keselamatan bersama Kristus. Ia sendiri telah memberikan keteladanan bagaimana Ia menderita, wafat dan bangkit dengan mulai pada hari ketiga. Kebangkitan Kristus itulah yang memberikan harapan bagi banyak orang. Bahwa Kristus tidak mati, tetapi Kristus tetap hidup sepanjang segala masa.

Oleh karena itu jalan penderitaan itu telah diubah menjadi jalan kemenangan dengan kebangkitan Kristus. Kristus yang bangkit pada Hari Minggu Paskah adalah hari kemenangan atas maut. Oleh karena itu, sorak sorai Hallulya merupakan Pujian kepada Yesus yang menang karena telah mengalahkan maut. Sorak sorai Halleluya Puji Tuhan adalah tepuk kemenangan karena Tuhan telah berhasil menyelamatkan mereka yang percaya kepada-Nya sebagai Juru Selamat. Kita pun sebagai pengikut Kristus boleh menyenandungkan Pujian Halleluya, karena Tuhan telah bangkit dengan mulia.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Waktu-ku hampir tiba’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1