Percaya berbuah kasih dan hidup kekal.

ercaya berbuah kasih dan hidup kekal, menolak berarti berbuah kemurkaan, dan kebinasaan. Itulah dua hal antara percaya dan penolakan terhadap Yesus sebagai saksi Allah yang datang dari surga. Injil Yohanes (Yoh 3:31-36) hari ini berbicara tentang kesaksian Yesus bahwa Diri-Nya berasal dari atas (surga). Oleh karena Dirinya berasal dari Surga,

Kehadiran Yesus membawa sukses para murid.

ehadiran Yesus membawa sukses para murid menggambarkan betapa manusia itu sangat tergantung kepada Sang Penguasa bumi dan langit yakni Tuhan sendiri. Para murid Yesus setelah kehilangan Gurunya karena kematian-Nya, mereka kembali kepada pekerjaan semula yakni sebagai nelayan. Mereka sudah kehilangan harapan dan kehilangan masa depan. Namun kebangkitan Kristus membawa titik

Yesus Membuka Pikiran para murid-Nya.

etika Yesus menampakkan diri kepada para murid-Nya, Yesus membuka pikiran para murid-Nya. Peristiwa kematian Kristus belum menghilangkan perasaan takut para murid-Nya. Hati mereka masih penuh keraguan dan kacau. Harapan-harapan mereka menjadi kacau. Mereka selama ini masih menghendaki agar Gurunya kelak menjadi pemimpin Israel, tetapi ternyata keliru. Kematian Kristus membuat hati

Kebangkitan Kristus membawa sukacita.

ebangkitan Kristus membawa sukacita, tetapi juga membawa duka terutama bagi musuh-musuh Kristus. Kebangkitan Kristus menjadi titik balik bagi banyak orang, ternyata Kristus yang mereka hukum dan mati tergantung di kayu salib hina benar-benar Mesias utusan Allah. Dialog Yesus dengan Pontius Pilatus seharusnya membuka hati bahwa Yesus tidak berasal dari dunia

Waktu-Ku hampir tiba.

ari ini Yesus mengatakan:” Waktu-Ku hampir tiba. Melalui Injil Matius (Mat 26:14-25)hari ini Yesus telah membayangkan bagaimana Ia harus menghadapi penderitaan yang luar biasa. Yudas Iskariot salah seorang murid-Nya telah mengkhianati Gurunya sendiri, karena ia merupakan bendahara komunitas para murid-Nya. Barangkali karena sehari-hari ia memegang khas, maka hatinya hanyalah uang,

Kebenaran yang memerdekakan.

ebenaran yang memerdekakan tidak banyak dimiliki oleh banyak orang. Banyak orang ngomong kebenaran, sejatinya mereka ngomong tentang pembenaran. Lantas bagaimana kebenaran yang memerdekakan itu! Karena Tuhan menginginkan agar seluruh umat manusia sampai pada kebenaran itu. Untuk itu, maka Tuhan mewahyukan kebenaran itu kepada manusia. Sebenarnya Allah sendiri yang membimbing manusia

Yesus bukan dari dunia ini.

esus bukan dari dunia menjadi topik Kuasa Doa hari ini. Injil Yohanes (Yoh 8: 21-30) hari ini mengisahkan bagaimana Ia berbicara kepada orang banyak siapakah dosok Diri-Nya. Tentu saja perbincangan antara Yesus dan orang banyak makin mempertajam siapakah sosok Yesus ini. Benarkah Ia manusia biasa atau Ia itu adalah Tuhan

Kaidah hukum menjadi kaidah moral.

erubahan kaidah hukum menjadi kaidah moral merupakan sarana yang dipakai Yesus untuk menjatuhkan lawan-lawan-Nya. Kisah dalam Injil Yohanes (Yoh 8:1-11) hari ini menggambarkan betapa Yesus yang penuh belaskasihan itu menyelesaikan masalah perzinahan. Dalam kisah itu dinyatakan bagaimana seorang perempuan tertangkap basah dalam perzinahan. Orang Farisi dan ahli Taurat yang merupakan