Kristus Cahaya Para Bangsa.

Injil Lukas (Luk 2:22-35) hari ini menegaskan bahwa ‘Kristus Cahaya Para Bangsa’ itu telah lahir di dunia. Kehadiran-Nya di dunia tidak hanya untuk bangsa Israel tetapi juga untuk bangsa-bangsa di dunia. Hal ini telah dinubuatkan oleh Simeon seorang yang saleh hidupnya. Ia selalu berada di dalam Bait Allah dan sangat

Kerendahan hati Bunda Maria.

Kerendahan hati Bunda Maria menjadikan dirinya sebagai Ibu Yesus, sebagai Yang Kudus dari Allah. Ketika malaikat Gabriel menyapa Bunda Maria bahwa ia akan menjadi Bunda Yesus Yang Kudus dari Allah, ia sungguh terkejut. Mana mungkin itu terjadi, karena ia belum bersuami. Sebagai manusia apa yang disampaikan Bunda Maria itu benar,

Warta Kelahiran Yesus

arta kelahiran Yesus sudah diramalkan para nabi di dalam Perjanjian Lama. Salah satu di antaranya adalah nabi Yeremia, antara lain sbb: ” Sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil dari Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri”. Dengan

Permuridan dalam mengasihi Allah dan sesama manusia.

ermuridan dalam mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia. Itulah hukum kasih yang dikarniakan Tuhan kepada setiap manusia. Namun demikian nampaknya sulit untuk dipraktekkan dalam hidup sehari-hari. Ada pertanyaan ‘Siapakah sesama saya?’ Ada banyak konsep tentang siapakah sesama manusia. Ada sebagian yang mengatakan bahwa sesamanya adalah setiap orang yang sesuku, seagama,

Doa membantu dalam pengambilan keputusan.

oa membantu dalam pengambilan keputusan sudah proven. Keteladanan Yesus berdoa semalaman sebelum pemanggilan 12 rasul-Nya adalah keteladanan yang nyata. Ia mohon kekuatan dan pencerahan agar dalam memutuskan tidak salah. Ia bekerjasama dengan Allah Bapa-Nya agar keputusan yang diambil untuk menetapkan ke 12 rasul tidak salah. Injil Lukas (Luk 6:12-19) hari

Penyembuhan pada hari sabat.

enyembuhan pada hari Sabat seringkali dilakukan oleh Yesus, dan tentu saja ini menjadi batu sandungan khususnya bagi orang Farisi dan ahli Taurat. Kedua kelompok dianggap sebagai para elite penjaga kemurnian hukum Taurat. Sebagai penjaga hukum Taurat, maka mereka berusaha agar hukum ini sungguh murni dan tidak diselewengkan. Namun demikian, mereka

Yesus menghardik demam mertua Petrus.

esus menghardik demam mertua Petrus, barangkali terlalu bombastis. Lha kok bisa, demam dihardik, seolah demam itu bernyawa. Tentu saja bukan itu maksudnya. Maksudnya antara lain bahwa Yesus dengan kuasa Ilahinya dapat menyembuhkan semua penyakit termasuk yang kerasukan roh-roh jahat. Peristiwa menggemparkan ini terjadi ketika Yesus meninggalkan Kapernaum dan pergi menuju

Perumpamaan gadis bijak dan gadis bodoh.

‘erumpamaan gadis bijak dan gadis bodoh’ adalah gambaran tentang bagaimana memasuki Kerajaan Allah yang dianugerahkan kepada setiap manusia. Kalau Yesus menggambarkan hal ini, dimaksudkan pula ternyata tidak semua orang akan dapat memasuki Kerajaan Surga. Semuanya tergantung kepada masing-masing orang, apakah orang memanfaatkan kesempatan untuk menerima kasih karunia Allah atau menolaknya.

Datangnya hari penghakiman.

atangnya hari penghakiman tidak ada orang yang tahu. Oleh karena itu Yesus meminta kepada siapa saja untuk terus berjaga-jaga. Tentang hal ini Yesus mengingatkan kedatangan Anak Manusia tak ada seorang pun yang tahu. Dengan demikian, setiap orang harus terus berjaga-jaga dan tetap waspada. Injil Matius (Mat 24:42-51) hari ini mengisahkan

Kemunafikan sebagai sumber kejahatan.

emunafikan sebagai salah satu sumber kejahatan sangat ditentang oleh Yesus. Sapta sabda celaka yang disampaikan kepada orang Farisi dan ahli Taurat menegaskan bahwa perbuatan munafik sebagaimana sering dilakukan terus-menerus oleh kedua kelompok itu telah membuat Yesus jengkel. Akibat perbuatan mereka ini, maka masyarakat Yahudi pada umumnya sangat terpengaruh oleh perbuatan-perbuatan

Majikan yang murah hati.

ajikan yang murah itu merupakan kiasan bagaimana Allah itu berbelas kasih kepada setiap orang, tanpa membeda-bedakan antara yang satu dengan yang lain. Perumpamaan ini barangkali ditujukan kepada para pengritik Yesus, karena Ia mewartakan khabar sukacita itu kepada orang-orang yang dianggap pendosa seperti pemungut cukai. Injil Matius (Mat 201:1-16a) menggambarkan betapa

Keselamatan: anugerah Allah

eselamatan:anugerah Allah, dengan mana Alla bebas memberikannya kepada siapa pun yang mau menerimanya. Banyak orang berpendapat bahwa kekayaan itu dianggap sebagai upah kesalehan atau upah sebagai orang benar, walau ada tradisi orang kaya yang menindas. Injil Matius (Mat 19:23-30) hari ini menggambarkan betapa sulitnya orang kaya memasuki hidup kekal. Hidup

Yesus memberi kuasa kepada para murid-Nya.

esus memberi kuasa kepada para murid-Nya untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala sakit penyakit dan segala kelemahan. Injil Matius (Mat 9:35-10.1) hari ini Yesus mengajar orang banyak, sementara itu tergeraklah hati-Nya dengan belas kasihan-Nya untuk mewartakan khabar sukacita untuk orang banyak. Ia selalu mengajar di rumah-rumah ibadat di

Panenan di akhir zaman.

anenan di akhir zaman dimaksudkan pengadilan di akhir zaman, di mana akan ada pemisahan orang baik dan jahat. Ketika para murid Yesus bertanya tentang makna perumpamaan lalang yang tumbuh di ladang gandum, Yesus menjelaskan bahwa ketika seorang penabur menabur benih di ladang, ternyata tumbuh pula lalang di antara gandum. Injil

Yesus mengajar dengan perumpamaan.

engapa Yesus mengajar dengan perumpamaan? Jawabnya tentu gampang-gampang susah. Ternyata untuk mengerti ajaran Yesus membutuhkan karunia yagn luar biasa. Mengapa? Coba perhatikan kata-kata Yesus”:. Wah angel kata orang Jawa. Bagaimana mungkin yang sudah memiliki, malah makin diberi, sementara yang tidak punya malah diambil semuanya. Bukankah itu sangat kejam? Mungkin bisa

Kristus memberi karunia kemampuan para murid.

ristus memberi karunia kemampuan para murid untuk mendengar dan melihat, sementara orang lain hal ini harus disampaikan dengan perumpamaan. Bahkan para nabi dan orang benar ingin sekali melihat dan mendengar apa yang disaksikan oleh para murid, namun mereka gagal untuk memperolehnya. Injil Matius (Mat 13:16-17) hari ini mengatakan:” Berbahagialah matamu

Tanda Yunus menghantar orang Niniwe bertobat.

anda Yunus menghantar orang Niniwe bertobat.Injil Matius (Mat 12:38-42) hari ini mengisahkan tentang orang Farisi dan ahli Taurat meminta tanda dari Yesus. Tanda di sini dimaksudkan mukjizat dari Yesus. Mukjizat yang menyertai karya Yesus telah diperbuat-Nya, namun demikian mereka tetap menolak kehadiran Yesus di tengah mereka. Kehadiran Yesus telah merusak

Yesus merupakan pewahyuan Allah.

Y esus merupakan pewahyuan Allah’ demkian inti Injil Matius (Mat 11:25-27). Tentu saja sulit mengerti tentang Firman Allah ini, bagaimana mungkin Yesus yang anak Maria dan Yusup tukang kayu dari Nazareth merupakan pewahyuan Allah yang sebenarnya. Tentu saja hal ini akan ditolak oleh banyak orang cerdik pandai. Golongan cerdik pandai

Pertentangan dalam keluarga karena Nama Yesus

ertentangan dalam keluarga karena Nama Yesus’ menjadikan suasana keluarga tidak nyaman. Dalam masyarakat Yahudi pada zaman Yesus, ikatan keluarga jauh lebih erat dari pada masyrakat moderen pada zaman ini. Tetapi kesetiaan terhadap Yesus dapat menimbulkan perpecahan ikatan ini. Pernyataan ini bukanlah menentang keluarga sebagai keluarga, melainkan bahwa para murid hendaknya

Seeing is believing.

eeing is believing adalah peribahasa yang sangat populer hingga dewasa ini. Artinya ia (mereka) baru percaya, kalausudah melihat dengan mata kepala sendiri. Namun Injil Yohanes (Yoh 20:20-24) hari ini menegaskan kepada kita bahwa ‘berbahagialah mereka yang tidak melihat, namuan percaya”. Firman ini erat kaitannya dengan kata-kata Thomas, salah seorang murid

Pengakuan Petrus tentang Yesus.

engakuan Petrus tentang Yesus tentu saja mengejutkan banyak orang. Bagaimana mungkin Yesus yang adalah anak tukang kayu dan Maria ibu-Nya disebut sebagai Mesias,Anak Allah yang hidup. Peristiwa ini terjadi ketika Yesus mengajar banyak orang. Pada kesempatan itu Yesus ingin menguji para pendengar-Nya bagaimana pendapat mereka tentang Diri-Nya. Ternyata ada berbagai

Pintu kehidupan dan pintu kebinasaan.

dua pilihan berkaitan dengan pilihan kehidupan kita, apakah memilih jalan keselamatan atau jalan kebinasaan. Sebenarnya pilihan itu sangat simpel dan mudah dijawab. Namun demikian nampaknya sulit bagi manusia. Kesulitan banyak orang termasuk kita-kita adalah karena pengaruh dunia yang makin membawa manusia pada kenikmatan dunia. Dunia telah memberikan kenyamanan kepada manusia

Yesus sebagai kebijaksanaan Allah.

ebagai kebijaksanaan Allah, Yesus merupkan pewahyuan sejati tentang Allah. Artinya, Allah itu adalah pribadi yang penuh dengan misteri, dan tak seorang pun dapat mengerti apalagi melihat Allah, maka dengan melihat, dan belajar dari Yesus, maka kita akan mengerti siapakah Allah itu. Banyak Firman yang mendukung pernyataan Allah, di antaranya sebagaimana

Balas dendam dan pengampunan.

alas dendam dan pengampunan adalah dua hal yang saling bertentangan. Dalam Perjanjian Lama, suatu pemahaman tentang ‘mata ganti mata, atau gigi ganti gigi’ sangat berlaku pada waktu itu. Dengan kehadiran Yesus di dunia untuk menyelamatkan manusia sebagai citra-Nya, maka Yesus mau menyempurnakan hukum itu. Hukum itu pada mulanya wajar-wajar saja,