Yesus akan datang menyembuhkannya.

translation services

Yesus akan datang menyembuhkannya, demikianlah tema hari ini. Sebentar lagi perayaan kelahiran Yesus akan dirayakan pada hari Natal yang akan datang. Persiapan penyambutan Natal sudah dimulai pada masa Adven agar kita dapat merayakan perayaan Natal dengan baik. Kedatangan Yesus Kristus adalah untuk menyembuhkan dan menyelamatkan dan bukan untuk menghukum.

Injil Matius (Mat 8:5) hari ini berbicara tentang kehadiran Yesus yang menyembuhkan. Ada seorang perwira Romawi datang kepada Yesus untuk menyembuhkan hambanya yang menderita sakit. Ketika Yesus menyanggupi kedatangan-Nya, tetapi perwira itu menolak untuk datang ke rumahnya, sebaliknya malah ia mengatakan sbb:

Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan sepatah kata saja, maka hambaku akan sembuh”.

Perwira itu begitu menghormati orang Yahudi sehingga ia mencegah Yesus memasuki rumahnya. Maka ia mendesak-Nya agar bertindak saja seperti biasa ia lakukan kepada bawahannya, yaitu cukup memberi perintah dan hambanya akan sembuh. Dengan demikian, kita menyaksikan betapa besar iman perwira ini. Iman perwira ini pun sungguh dipuji oleh Yesus sendiri yang mengatakan:

Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Kujumpai pada seorang pun di antara orang Israel

Dengan demkian, maka terjadilah penyembuhan jarak jauh, terutama disebabkan oleh iman akan kuasa Yesus. Iman perwira itulah yang mendatangkan mukjizat penyembuhan dari Yesus bagi hambanya yang sakit lumpuh.

Kita mengenal bahwa perwira Romawi adalah simbul kekafiran yang beriman akan Yesus. Dari Injil ini dapat diungkapkan bahwa keselamatan akan terjadi pada siapa saja, suku bangsa apa saja, asal mau merendahkan diri dan mengimani akan Yesus Kristus, akan tetap selamat. Bahkan bangsa Yahudi yang menjadi pilihan Allah di dalam sejarah keselamatan malah menolak kehadiran Kristus. Oleh karena ini, pada akhirnya hanya imanlah yang menyelematakan, tapi jangan lupa bukan iman semata, tetapi juga dengan perbuatan. karena iman tanpa perbuatan pada dasarnya adalah mati.

Lantas bagaimana dengan iman kita. Apakah kita sebagai pengikut Kristus memiliki iman sebesar iman perwira itu? Atau sebenarnya iman kita hanya biasa-biasa saja, tidak maju dan tidak mundur alias statis saja. Seharusnya iman kita terus berkembang sesuai dengan kondisi zaman.

Pada kesempatan ini Yesus memberikan jaminan bahwa memiliki iman kepada yesus meski pun bukan dari pengikut-Nya tetap akan mengalami keselamatan. Kita ini adalah para pengikut Kristus pada zaman ini seharusnya kita memiliki iman yang dahsyat dengan mempercayakan hidup kita sepenuhnya pada Kristus. Itulah makna kedatangan Kristus akan menyembuhkan kita semua.

Demikianlah refleksi singkat Kuasa Doa hari ini tentang ‘Yesus akan menyembuhkannya’, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.