translation services

[su_dropcap style=”flat” size=”5″]M[/su_dropcap]elalui Injil Matius (Mat 10:1-7) hari ini dikisahkan tentang ‘pemanggilan ke-12 murid Yesus’. Bilangan ke-12 ini menggambarkan ke-12 suku Israel. Dari ke-12 murid itu, dipilihlan murid-murid dari berbagai kalangan orang Yahudi, dan bahkan mereka berasal dari orang-orang berdosa seperti misalnya Matius pengarang Injil ini. Ia berasal dari pemungut cukai yang dianggap sebagai pendosa berat menurut ukuran tradisi Yahudi, karena para pemungut cukai ini dianggap telah melukai hati orang-orang Yahudi karena mereka itu bekerja untuk penjajah Roma.

Pemanggilan ke-12 murid Yesus ini dimaksudkan agar pewartaan tentang Kerajaan Allah menyebar. Seperti tertulis dalam Injil Matius hari ini bahwa pewartaan ini semula hanya kepada bangsa Yahudi saja, tetapi setelah Yesus wafat dan bangkit dari antara orang mati, maka pewartaan itu tidak terbatas pada bangsa Israel saja, tetapi bangsa-bangsa di luar orang-orang Yahudi.

Pemanggilan para murid Yesus ini dikaitkan pula dengan pengutusan mereka. Pembekalan terhadap mereka dianggap sudah cukup, maka sekarang sudah waktunya para murid ini untuk membantu meneruskan karya Yesus untuk mewartakan khabar sukacita Injil. Untuk itu mereka diberi kuasa dan tenaga Ilahi untuk menyembuhkan orang-orang sakit serta mengusir roh-roh jahat. Dalam tugasnya mereka harus fokus, oleh karena itu mereka tidak perlu membawa bekal apa pun dalam tugasnya. Upah mereka antara lain kebaikan hati tuan rumah yang menerima mereka, dan mereka akan makan apa saja yang diberikan oleh mereka yang menerima para murid itu. Mereka ini dikirim bagaikan anak domba yang dikirim ke tengah srigala. Artinya dalam tugasnya, mereka akan menghadapi segala hambatan dan penolakan. Jika mereka ditolak, mereka tidak perlu membalas dengan kekerasan. Kuasa dan tenaga Ilahi yang diberikan dengan cuma-cuma harus mereka berikan dengan cuma-cuma, dan mmereka pun harus memberikan dengan cuma-cuma tanpa mengharapkan imbalan apa pun dalam tugasnya.

Tugas dari perutusan murid ini seperti disampaikan sebelumnya adalah orang-orang Yahudi, kemudian orang Yunani. Prioritas ini terlebih berlaku bagi Yesus, yang tugasnya adalah memanggil umat Allah kepada pertobatan dan kepada pengenalan akan panggilan mereka melalui Mesias untuk membawa Injil kepada semua orang.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘pemanggilan ke-12 murid Yesus’, Tuhan memberkati.-***

Tinggalkan Balasan