(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Bartimeus sembuh dari kebutaan.

Posted at 26 Mei, 2016 by Justinus on category Renungan
translation services

HTak seorang pun menyangka bahwa seorang buta yang bernama Bartimeus dapat sembuh dari kebutaan berkat imannya kepada Yesus. Injil Markus (Mrk 10:46-52) mengisahkan bagaimana si pengemis buta bernama Bartimeus anak Timeus itu dapat melihat dari kebutaannya. Semuanya terjadi berkat imannya kepada Yesus, Anak Daud, yang mengasihi dia.

Waktu itu, Yesus dan para murid-Nya tiba di daerah Yerikho, dan Bartimeus mendengar rombongan itu, berteriaklah dia katanya:”Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku”. Banyak orang melarang dia berteriak, tapi makin dilarang makin keraslah teriakannya:” Anak Daud, kasihanilah aku”. Akhirnya Yesus memanggilnya. Berkat dorongan teman-temannya, ia menghadap Yesus. Kata Yesus kepadanya:” Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Jawab si buta Bartimeus:” Rabuni, supaya aku dapat melihat“. Jawab Yesus:Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau”. Saat itu juga Bartimeus sembuh dari kebutaannya.

Inspirasi apa yang dapat kita tarik dari bacaan Injil Markus hari ini. Yang pasti berkat imannya, Bartimeus menjadi orang yang selamat, terbebas dari kebutaan secara jasmani tetapi juga dari kebutaan rohani. Karena setelah ia sembuh, ia mengikuti Yesus dalam perjalanannya.

Pada jaman sekarang, tidak sedikit orang yang mengalami kebutaan rohani. Secara visual, mereka memiliki mata yang normal, tetapi kenyataannya mereka tidak melihat sisi kehidupan lain yang sifatnya rohani. Orang ini mengalami kebutaan rohani.

Yesus telah menyembuhkan Bartimeus tidak hanya secara jasmani tetapi juga rohani. Apakah Yesus saat ini masih berbuat yang sama? Secara pasti ya. Yesus dari dulu, sekarang dan yang akan datang adalah sama. Tidak pernah berbeda. Yesus sampai saat ini masih membuat mukjizat bagi banyak orang termasuk dalam diri kita. Mukjizatnya barangkali tidak sefenomenal seperti keselamatan Bartimeus, tapi bagi kita diberi karunia hidup yang baik itu juga sebuah mukjizat yang luar biasa. Kita masih diberi nafas kehidupan yang baik, kesehatan yang baik, itulah mukjizat Tuhan untuk kehidupan kita pada jaman ini. Oleh karena itu, kita memang diberi karunia dengan mata yang sehat, tetapi sering kita tidak melihat hal-hal yang sifatnya rohani.

Kebutaan Bartimeus adalah kebutaan kita, karena setiap orang mengalami hal yang sama khususnya dalam kebutaan rohani. Oleh karena itu, menggaris bawahi pertanyaan Yesus kepada si buta:” Apa yang kaukendaki supaya Aku perbuat bagimu?, maka kita harus menjawab:” Yesus, Tuhan, supaya dengan mata jasmani dan rohaniku, aku melihatmu dengan perasaan syukur, karena Engkau begitu baik di dalam seluruh perjalanan hidupku?”.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Bartimeus sembuh dari kebutaan’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1