(UA-34197703-1)


AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP (Yoh. 14:6)



Yesus memberikan hidup yang kekal.

Posted at 10 Mei, 2016 by Justinus on category Renungan
translation services

Ketika Yesus berdoa bagi para murid-Nya, dalam doa-Nya Ia mengatakan:” Telah tiba saatnya, permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa ats segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh karena itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada”.

Yesus memberikan hidup kekal kepada siapa saja, dan tidak hanya terbatas pada murid-murid-Nya. Hidup yang kekal itu antara lain bahwa mereka mengenal Bapa, dan mengenal Yesus Putera-Nya, yang telah diutus ke dunia. Ia telah mempermuliakan Bapa-Nya dengan menyelesaikan tugas-Nya di dunia. Kehidupan kekal ini memang harus disampaikan kepada setiap orang, agar siapa yang percaya kepada Bapa dan Putera akan memperoleh kehidupan yang kekal itu. Dengan kata lain untuk memperoleh kehidupan yang kekal tidaklah gampang. Mungkinkah orang percaya kepada Bapa dan Putera itu adalah Allah yang esa. Inilah yang menjadi perbantahan setiap detik di dunia. Ada yang mempergunakan logikanya untuk mengenal sosok Allah atau Yesus itu seperti apa. Mungkinkah Allah itu punya Anak? Kalau demikian, Allah itu punya isteri. Inilah pemikiran-pemikiran dunia yang mencoba memahami Allah secara logika duniawi.

Mungkinkah kita memahami misteri Ilahi? Mungkinkah Allah yang esa berpridadi tiga yakni Bapa, Putera dan Roh Kudus? Banyak orang gagal paham tentang Allah yang esa yang bersifat trinitaris? Oleh karena itu, banyak orang yang gagal paham tentang sosok Yesus sebagai Pribadi Allah yang kedua. Kalau gagal paham tentang Yesus tentu saja juga akan gagal paham tentang Bapa-Nya. Akhirnya banyak orang gagal tentang pemahaman Allah yang esa.

Hari ini Yesus melalui Injil Yohanes ( Yoh 17:1-11 )mewahyukan diri-Nya tentang hidup kekal. Siapa yang tidak ingin memperoleh kehidupan yang kekal itu? Pasti semua orang mau? Namun jangan lupa bahwa untuk memperoleh hidup kekal itu melalui percaya kepada Allah Bapa, dan mempercayai Yesus Anak-Nya yang telah diutus ke dunia untuk mewartakan kebaikan. Dengan cara ini, orang itu tidak hanya memperoleh damai sejahtera di dunia, tetapi juga di dalam Kerajaan Allah di mana Yesus meraja.

Demikianlah refleksi Kuasa Doa hari ini tentang ‘Yesus memberikan hidup yang kekal’, Tuhan memberkati.-***







UA-43404914-1